Peristiwa

Ledakan Pipa Gas TGI di Inhil, 10 Warga Terluka dan Jalur Lintas Sumatera Sempat Lumpuh

81
×

Ledakan Pipa Gas TGI di Inhil, 10 Warga Terluka dan Jalur Lintas Sumatera Sempat Lumpuh

Sebarkan artikel ini
Ledakan Pipa Gas TGI di Inhil, 10 Warga Terluka dan Jalur Lintas Sumatera Sempat Lumpuh
Insiden serius kembali terjadi pada infrastruktur energi. Pipa gas bawah tanah milik PT Trans Gas Indonesia (TGI) meledak di Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, Jumat sore (2/1/2026)./R45/Md

Rakyat45.com, Inhil – Insiden serius kembali terjadi pada infrastruktur energi. Pipa gas bawah tanah milik PT Trans Gas Indonesia (TGI) meledak di Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, Jumat sore (2/1/2026). Peristiwa ini menyebabkan sepuluh warga mengalami luka-luka dan memicu kepanikan massal di kawasan jalan lintas Sumatera.

Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora mengungkapkan, sebagian besar korban mengalami cedera akibat semburan api yang muncul tiba-tiba dari dalam tanah.

“Enam orang menderita luka bakar, sementara empat lainnya luka ringan karena terjatuh saat berusaha menyelamatkan diri,” ujar Farouk, Sabtu (3/1/2026).

Seluruh korban telah dievakuasi dan mendapatkan perawatan medis di fasilitas kesehatan terdekat. Aparat kepolisian masih melakukan pendataan lanjutan guna memastikan tidak ada korban lain yang luput dari penanganan.

Tak hanya melukai warga, ledakan pipa gas tersebut juga mengakibatkan kerusakan parah pada kendaraan dan tempat usaha milik masyarakat. Sedikitnya lima unit truk dan lima sepeda motor yang terparkir di pinggir jalan hangus terbakar karena berada dekat dengan titik ledakan.

Api juga melahap tiga bangunan usaha, yakni bengkel ban, tempat cuci motor, serta bangunan penampungan buah sawit. Beruntung, kobaran api tidak menjalar ke permukiman warga yang berada sekitar setengah kilometer dari lokasi kejadian.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Anom Karibianto menjelaskan, kejadian bermula sekitar pukul 16.00 WIB ketika warga mendengar suara ledakan keras disusul semburan api setinggi kurang lebih 15 meter.

“Petugas langsung mengamankan lokasi dan menutup akses agar masyarakat tidak mendekat, mengingat api masih aktif,” jelas Anom.

Demi keselamatan, jalur lintas timur Sumatera yang menghubungkan Riau dan Jambi sempat ditutup total, menyebabkan arus lalu lintas lumpuh sementara. Setelah aliran gas berhasil dihentikan dan situasi dinyatakan aman, jalur tersebut kembali dibuka.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Inhil AKP Budi Winarko menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan olah TKP dan penyelidikan mendalam terkait penyebab kebocoran pipa gas milik PT TGI tersebut.

“Kami mendalami kemungkinan adanya unsur kelalaian maupun gangguan teknis. Semua akan ditelusuri secara profesional,” tegasnya.

Peristiwa ini kembali memunculkan sorotan terhadap aspek keselamatan pipa gas bawah tanah, terutama yang melintas di kawasan padat aktivitas warga dan jalur vital nasional. Masyarakat berharap pihak perusahaan dan pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang.***