Banner Website
Peristiwa

Kebakaran Dahsyat di Concong Inhil, Puluhan Rumah dan Kantor Polisi Hangus

233
×

Kebakaran Dahsyat di Concong Inhil, Puluhan Rumah dan Kantor Polisi Hangus

Sebarkan artikel ini
Kebakaran Dahsyat di Concong Inhil, Puluhan Rumah dan Kantor Polisi Hangus
Kebakaran besar melanda kawasan padat penduduk di Jalan Datuk Laksamana RT 11 RW 04, Kelurahan Concong Luar, Kecamatan Concong, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Selasa (3/2/2026) pagi. R45/Mc

Rakyat45.com, Inhil – Kebakaran besar melanda kawasan padat penduduk di Jalan Datuk Laksamana RT 11 RW 04, Kelurahan Concong Luar, Kecamatan Concong, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Selasa (3/2/2026) pagi. Sedikitnya 26 rumah warga dilaporkan ludes terbakar dalam peristiwa tersebut.

Tak hanya rumah penduduk, bangunan Polsek Concong serta Kantor Babinsa Concong Luar juga ikut terdampak dan mengalami kerusakan berat akibat amukan api. Selain itu, tujuh gudang turut hangus, sementara tiga rumah lainnya mengalami kerusakan karena terpapar panas dan jilatan api.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Indragiri Hilir, Junaidi Ismail, menyebutkan kebakaran mulai dilaporkan sekitar pukul 06.30 WIB. Api dengan cepat menjalar dari satu bangunan ke bangunan lain karena sebagian besar konstruksi rumah menggunakan material kayu.

“Material kayu dan hembusan angin yang cukup kencang membuat api cepat membesar dan sulit dikendalikan pada awal kejadian,” ungkapnya.

Tim pemadam segera diterjunkan ke lokasi menggunakan speedboat bermesin 500 PK dengan kekuatan 15 personel. Kondisi geografis wilayah yang didominasi perairan membuat mobilisasi pemadam harus mengandalkan jalur sungai.

Upaya pemadaman dilakukan secara terpadu bersama Damkar Kecamatan GAS, Damkar Concong, Satredkar PSMTI, Balakar GAS, Balakar Concong, serta partisipasi aktif warga setempat. Air untuk pemadaman dipasok dari sungai sekitar lokasi dengan dukungan sekitar 15 mesin pompa.

Setelah berjuang selama beberapa jam, api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 11.15 WIB. Proses dilanjutkan dengan pendinginan mulai pukul 12.00 WIB guna mengantisipasi munculnya titik api baru.

“Pada pengecekan terakhir sekitar pukul 13.00 WIB, tidak ditemukan korban jiwa. Situasi dinyatakan aman dan terkendali,” jelas Junaidi.

Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan. Petugas juga masih melakukan pendataan untuk menghitung total kerugian yang ditimbulkan akibat insiden tersebut.

Kebakaran ini menjadi peringatan serius terhadap tingginya risiko kebakaran di kawasan permukiman padat berbahan kayu, terutama di wilayah pesisir seperti Concong, yang membutuhkan sistem mitigasi dan kesiapsiagaan lebih optimal.***