Rakyat45.com, Bengkalis – Cahaya hiburan rakyat, denyut kreativitas anak muda, dan semangat ekonomi kerakyatan akan berpadu dalam gelaran Car Free Night (CFN) Wonosari Tengah Bermasa yang disiapkan Pemerintah Desa Wonosari bersama DPD Persatuan Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI) Bengkalis dan Bengkalis Event Organizer (BEO) sebagai penggagas awal kegiatan.
Selama dua malam, 29–30 Mei 2026, kawasan Simpang Al Muslihun di Jalan Wonosari Tengah hingga halaman Koperasi Merah Putih (Kopdes) Desa Wonosari akan disulap menjadi pusat aktivitas masyarakat yang dipenuhi hiburan, kuliner, dan ruang kreatif warga.
Kegiatan yang dimulai pukul 17.00 WIB hingga selesai itu tidak hanya menghadirkan suasana malam yang meriah, tetapi juga dirancang sebagai panggung tumbuhnya ekonomi kreatif berbasis masyarakat.
Beragam agenda akan meramaikan CFN Wonosari Tengah Bermasa, mulai dari live music, kuliner rakyat, komunitas kreatif, hingga area photobooth yang disiapkan untuk menambah semarak acara. Kehadiran kegiatan tersebut diharapkan mampu membuka peluang lebih luas bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk berkembang dan dikenal masyarakat.
Tidak sekadar menjadi ajang hiburan, kegiatan ini juga membawa misi penguatan ekonomi desa melalui pengenalan Koperasi Merah Putih kepada masyarakat. Halaman Kopdes dipilih sebagai salah satu pusat kegiatan sebagai simbol tumbuhnya semangat ekonomi kerakyatan di Desa Wonosari.
Langkah itu sejalan dengan program Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengembangan koperasi dan usaha rakyat di daerah.
Pelaksanaan kegiatan turut mendapat dukungan dari Bupati Bengkalis Kasmarni, Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso, serta Anggota DPRD Bengkalis Bobi Kurniawan.
Kepala Desa Wonosari, Suswanto, mengatakan CFN Wonosari Tengah Bermasa dihadirkan bukan hanya sebagai hiburan masyarakat, tetapi juga ruang yang memberi dampak sosial dan ekonomi bagi warga.
“CFN Wonosari Tengah Bermasa kami hadirkan sebagai ruang hiburan rakyat yang sehat dan terbuka bagi semua kalangan. Kami ingin masyarakat menikmati suasana kebersamaan, sementara para pelaku usaha lokal memperoleh peluang untuk berkembang,” ujarnya kepada Rakyat45.com, Jumat (22/5/2026).
Ia menambahkan, pemusatan kegiatan di halaman Koperasi Merah Putih menjadi bagian dari upaya memperkenalkan koperasi sebagai wadah penguatan ekonomi desa.
“Kami ingin Kopdes lebih dikenal masyarakat sebagai pusat ekonomi kerakyatan yang mampu membantu pengembangan usaha warga. Ini juga bentuk dukungan terhadap program Presiden RI dalam memperkuat koperasi dan kemandirian ekonomi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia CFN Desa Wonosari, M. Riduwan, menyebutkan kegiatan tersebut merupakan kolaborasi DPD PWMOI Bengkalis bersama Pemerintah Desa Wonosari.
“Kegiatan ini bertujuan mengangkat kreativitas pemuda di bidang kesenian dan budaya tradisional, sekaligus meningkatkan pendapatan pelaku UMKM di Bengkalis. Kami berharap kegiatan ini juga mampu memotivasi masyarakat Desa Wonosari untuk tumbuh sebagai pelaku usaha mandiri,” ungkapnya.
Riduwan berharap kegiatan tersebut terus mendapat dukungan berbagai pihak, khususnya Pemerintah Kabupaten Bengkalis, agar agenda serupa dapat berkembang menjadi wadah positif bagi generasi muda dan masyarakat.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bobi Kurniawan dan BEO yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Mudah-mudahan dukungan ini terus berlanjut dan menjadi energi positif bagi kami untuk menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” tutupnya.
Panitia juga membuka kesempatan bagi pedagang dan pelaku UMKM yang ingin memperluas jaringan pemasaran selama kegiatan berlangsung. Masyarakat yang ingin berpartisipasi dapat menghubungi koordinator pedagang, Rapi, melalui nomor 0852-7161-2007.**












