Banner Website
Daerah

Dishub Bengkalis Perkuat Armada Penyeberangan, Antisipasi Lonjakan Mudik Lebaran 1447 H

138
×

Dishub Bengkalis Perkuat Armada Penyeberangan, Antisipasi Lonjakan Mudik Lebaran 1447 H

Sebarkan artikel ini
Dishub Bengkalis Perkuat Armada Penyeberangan, Antisipasi Lonjakan Mudik Lebaran 1447 H
Teks foto; KMP Swana Putri, kapal Roro andalan rute Bengkalis–Pakning, mengalami kerusakan mesin di Pelabuhan Sungai Selari, menyebabkan layanan penyeberangan lumpuh sejak Senin (3/11/2025) siang./R45/Indra.

Rakyat45.com, Bengkalis – Menghadapi potensi lonjakan penumpang dan kendaraan saat Idulfitri 1447 Hijriah, Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis mengambil langkah cepat dengan memperkuat layanan penyeberangan di lintasan Air Putih – Sungai Selari.

Lintasan yang menghubungkan Pulau Bengkalis dengan wilayah Sei Pakning tersebut diprediksi menjadi titik paling padat selama arus mudik dan arus balik Lebaran. Karena itu, kesiapan armada laut menjadi isu utama yang mendapat perhatian serius pemerintah daerah.

Kepala Bidang Pelayaran Dishub Bengkalis, Edi Kurniawan, menjelaskan bahwa lima Kapal Motor Penyeberangan (KMP) telah dipastikan masuk dalam skema operasional angkutan Lebaran tahun ini.

“Total ada lima armada yang kami siapkan untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik. Seluruhnya dalam kondisi siap operasi,” ujarnya, Rabu (4/3/2026).

Kelima kapal tersebut dioperasikan oleh tiga perusahaan pelayaran berbeda, Dua unit dari PT Jembatan Nusantara, Dua unit dari PT ALP, Satu unit tambahan dari PT STL.

Keterlibatan operator tambahan dinilai strategis untuk memperbesar kapasitas angkut kendaraan, terutama mobil pribadi dan angkutan barang yang jumlahnya melonjak menjelang hari raya.

Dishub juga memastikan koordinasi teknis terus dilakukan agar jadwal keberangkatan tetap stabil dan tidak terjadi penumpukan berkepanjangan di pelabuhan.

Selain memperbanyak armada, aspek keselamatan pelayaran menjadi prioritas utama. Setiap kapal telah menjalani pemeriksaan teknis guna memastikan kelayakan operasional sesuai standar regulasi yang berlaku.

Edi menegaskan, seluruh kapal saat ini masih beroperasi normal dan akan tetap disiagakan penuh menjelang puncak arus mudik.

“Kami ingin masyarakat merasa aman dan nyaman. Karena itu, kondisi kapal dan kesiapan kru terus kami pantau,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Bengkalis berharap penguatan armada ini mampu meredam kepadatan ekstrem yang berpotensi terjadi di pelabuhan Air Putih maupun Sungai Selari.

Masyarakat diimbau untuk memantau jadwal penyeberangan secara berkala serta mengatur waktu keberangkatan lebih awal guna menghindari antrean panjang.

Dengan strategi ini, Dishub Bengkalis optimistis arus mudik dan balik Lebaran 1447 H dapat berlangsung lebih tertib, aman, dan lancar tanpa hambatan berarti.***