Rakyat45.com, Seluma – Dalam rangka mengisi bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah dengan kegiatan positif, para dewan guru bersama guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di Kecamatan Seluma Timur, Kabupaten Seluma, menggelar kegiatan Pesantren Kilat (Sanlat) Ramadhan di SDN 17 Seluma.
Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, mulai 9 hingga 13 Maret 2026, tersebut diikuti seluruh siswa-siswi SDN 17 Seluma. Program ini dirancang untuk memperkuat pemahaman agama sekaligus membentuk karakter religius para peserta didik sejak usia dini.
Kepala SDN 17 Seluma, Martono, S.Pd., SD., GR, menjelaskan bahwa pesantren kilat merupakan agenda tahunan sekolah yang bertujuan menanamkan nilai keimanan dan ketakwaan kepada para siswa.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya memberikan pemahaman agama secara teori, tetapi juga menekankan pada praktik dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui pesantren kilat ini kami ingin siswa tidak hanya mengetahui ajaran Islam, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Martono, Jumat (13/3/2026).
Selama kegiatan berlangsung, para siswa mengikuti berbagai aktivitas yang bersifat edukatif dan interaktif. Di antaranya salat Dhuha berjamaah, lomba membaca Al-Qur’an, hafalan surat pendek, adzan, ceramah agama, lomba dai cilik, hingga peragaan busana muslim.
Selain perlombaan, para guru juga memberikan pembelajaran praktik langsung seperti tata cara berwudhu dan salat yang benar, hafalan doa-doa harian, serta penyampaian kisah-kisah teladan para nabi untuk menanamkan nilai akhlak mulia kepada para siswa.
Hasil dari kegiatan tersebut mulai menunjukkan dampak positif. Berdasarkan evaluasi pihak sekolah, terjadi peningkatan kemampuan siswa dalam membaca Al-Qur’an, bertambahnya hafalan doa dan surat pendek, serta meningkatnya kedisiplinan dalam menjalankan ibadah.
Melihat antusiasme para siswa yang tinggi, pihak sekolah berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan setiap tahun dengan kualitas yang semakin baik.
“Alhamdulillah kegiatan pesantren kilat tahun ini berjalan lancar dan memberikan dampak positif dalam pembinaan karakter religius siswa,” kata Martono.
Ia juga menambahkan bahwa dalam momentum Ramadhan ini para guru turut menggelar buka puasa bersama sebagai bentuk mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antar tenaga pendidik di lingkungan sekolah.
Sementara itu, Guru Pendidikan Agama Islam SDN 17 Seluma, Rahma Dhaniar Fitri, S.Pd.I, mengatakan pesantren kilat menjadi sarana penting untuk menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an serta nilai-nilai keimanan sejak dini.
“Kami berharap melalui kegiatan ini para siswa tidak hanya memahami ajaran agama secara teori, tetapi juga mampu mengamalkannya di sekolah, di rumah, maupun di lingkungan masyarakat,” ujarnya.
Selain memperkuat aspek spiritual, kegiatan pesantren kilat juga dirancang untuk menumbuhkan kedisiplinan, tanggung jawab, serta kemampuan bekerja sama di antara para siswa.
Seluruh rangkaian kegiatan didampingi oleh para guru agar pelaksanaannya berjalan tertib dan memberikan manfaat maksimal bagi para peserta didik.***












