Banner Website
Daerah

Menata Lingkungan, Membangun Integritas: Lapas Bengkalis Sambut HBP 2026 dengan Aksi Nyata

167
×

Menata Lingkungan, Membangun Integritas: Lapas Bengkalis Sambut HBP 2026 dengan Aksi Nyata

Sebarkan artikel ini
Ka.KPLP Diasta Krismayadi bersama petugas Lapas Kelas IIA Bengkalis membersihkan area teras Masjid Al-Ikhsan dalam rangka aksi bakti sosial menyambut Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) 2026 di Bengkalis, Jumat (27/03/2026)./R45/Humas

Rakyat45.com, Bengkalis – Gerakan sederhana yang kerap terabaikan, tersimpan pesan kuat tentang disiplin dan integritas, semangat itulah yang menghidupkan suasana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis saat menggelar aksi bakti sosial bersih lingkungan, Jumat pagi (27/03/2026).

Sejak pukul 08.15 WIB, seluruh jajaran pejabat struktural, staf, hingga peserta magang bergerak dalam satu irama, menyisir area internal, dan eksternal lapas sebagai bagian dari implementasi pedoman Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) bidang Pemasyarakatan Bersih.

Langkah ini tidak sekadar menghadirkan kebersihan fisik, tetapi juga menegaskan komitmen dalam membangun lingkungan kerja yang sehat, dan pelayanan publik yang lebih manusiawi.

Fokus kegiatan diarahkan pada titik-titik strategis pelayanan; ruang kunjungan, tempat ibadah masjid, gereja, dan wihara blok hunian warga binaan, hingga area parkir. Setiap ruang ditata ulang, dibersihkan dengan cermat, dan dipastikan berada dalam kondisi layak, menciptakan suasana yang tertib, nyaman, dan siap mendukung kualitas layanan.

Kegiatan diawali dengan apel singkat yang dipimpin Kepala Subbagian Tata Usaha, menjadi momentum penyampaian arahan teknis sekaligus pembagian zona kerja agar pelaksanaan berlangsung efektif.

Selanjutnya, petugas bergerak sistematis; merapikan sarana, mengepel lantai, serta memastikan saluran air dan halaman terbebas dari sampah, baik organik maupun anorganik.

Lebih dari sekadar rutinitas, aksi ini mencerminkan upaya kolektif dalam menanamkan budaya kerja yang disiplin dan bertanggung jawab. Sampah yang terkumpul dipilah sebelum dibuang pada tempatnya; sementara seluruh peralatan kerja dikembalikan secara tertib setelah melalui pemeriksaan akhir di setiap area.

Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, menegaskan bahwa kebersihan lingkungan bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari komitmen jangka panjang yang harus dijaga secara konsisten, melampaui momen seremonial.

“Lingkungan yang bersih bukan hanya menghadirkan kenyamanan, tetapi juga menjadi fondasi utama dalam membangun suasana kerja yang kondusif, dari situlah kepercayaan dan kepuasan masyarakat terhadap layanan pemasyarakatan tumbuh,” ujarnya.

Ia menambahkan, momentum Hari Bhakti Pemasyarakatan 2026 menjadi pengingat bagi seluruh jajaran untuk terus memperkuat budaya kerja yang disiplin, tertib, dan berorientasi pada pelayanan.

“Dari lingkungan yang tertata, lahir kepercayaan; dan dari kepercayaan, pelayanan publik yang berintegritas menemukan maknanya,” tutup Kalapas Priyo.**