Banner Website
Daerah

Tiga Medali Emas Kick Boxing Bengkalis Buka Jalan ke PON Beladiri 2026

×

Tiga Medali Emas Kick Boxing Bengkalis Buka Jalan ke PON Beladiri 2026

Sebarkan artikel ini
M. Febriyan atlet meraih medali Emas (tengah) bersama Ketua Kick Boxing Kabupaten Bengkalis Wiwin Suryana, Coach Hady Sucipto yang akrab disapa Coach Uchip, serta tim usai meraih prestasi pada ajang SKA Sportshow 3, Minggu (23/8/2026)./R45/Humas.

Rakyat45.com, Bengkalis – Tiga medali emas dari ajang SKA Sportshow 3 menjadi pijakan penting bagi Kick Boxing Bengkalis untuk menatap panggung olahraga yang lebih besar. Capaian tersebut sekaligus mempertegas potensi atlet daerah dalam membawa nama Riau menuju PON Beladiri 2026 di Sulawesi Utara.

Lima atlet Kick Boxing Bengkalis ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Tiga atlet yang mendapatkan lawan tanding berhasil menuntaskan pertandingan dengan kemenangan, sementara Novalia dan Dimas belum dapat turun ke arena karena tidak tersedia lawan pada kelas masing-masing.

Tiga medali emas itu masing-masing dipersembahkan Ade Kurniawan dari kelas 75 kilogram, Panrro Pakpahan di kelas 54 kilogram, dan M. Febriyan pada kelas senior 67 kilogram. Ade, yang merupakan petugas Satpol PP Bengkalis, berhasil menundukkan Lutfhi dari Pekanbaru. Panrro dan Febriyan juga tampil efektif hingga memastikan posisi teratas di kelas masing-masing.

Bagi Febriyan, kemenangan tersebut menambah catatan positif dalam perjalanan olahraganya sekaligus aktivitasnya sebagai mahasiswa Politeknik Negeri Bengkalis. Prestasi itu menjadi bagian dari perjalanan panjang yang menuntut konsistensi, disiplin, dan kesiapan mental untuk menghadapi level persaingan yang lebih tinggi.

Pelatih Kick Boxing Bengkalis, Hady Sucipto atau yang akrab disapa Coach Uchip, meminta para atlet tidak larut dalam kemenangan. Menurutnya, hasil di SKA Sportshow 3 bukanlah garis akhir, melainkan bagian dari proses menuju target yang jauh lebih besar.

«“Apa yang kalian raih saat ini hanyalah permulaan. Kita masih punya target besar, PON Beladiri 2026 di Sulawesi Utara. Semoga kemenangan ini menjadi momentum untuk terus belajar, berkembang, dan tetap rendah hati. Harapan kami, atlet Bengkalis tidak hanya mampu bersaing di tingkat nasional, tetapi juga mampu melangkah ke panggung internasional. Aamiin,” ungkap Uchip, Minggu (23/8/2026).»

Pesan tersebut sejalan dengan harapan Ketua Kick Boxing Kabupaten Bengkalis, Wiwin Suryana, yang memberikan apresiasi atas dedikasi dan kedisiplinan para atlet sejak menjalani latihan hingga menghadapi pertandingan.

“Terima kasih kepada seluruh atlet atas dedikasi, kedisiplinan berlatih, serta doa dan restu Ilahi yang mengantarkan kalian meraih prestasi ini. Medali ini memang pantas kalian dapatkan. Teruslah berjuang, kebanggaan Kabupaten Bengkalis!” ucap Wiwin.

Di balik capaian tersebut, persiapan para atlet juga ditopang dukungan berbagai pihak. Steven Dinata dari SPPG Bengkalis Kota 1 membantu memenuhi kebutuhan makanan bergizi selama pemusatan latihan, sementara Ketua KONI Kabupaten Bengkalis Darma Firdaus Sitompul bersama Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bengkalis mendukung persiapan tim melalui fasilitas tempat latihan.

Dukungan itu turut diperkuat Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis Priyo Tri Laksono, PT BLJ Perseroda Bengkalis, Kedai Kopi Kamboja Bengkalis selaku sponsor, serta Kantor Imigrasi Bengkalis. Apresiasi kepada berbagai pihak tersebut menjadi bagian dari perjalanan tim dalam mempersiapkan atlet menghadapi kompetisi.

Kini, tiga medali emas dari SKA Sportshow 3 menjadi modal penting bagi Kick Boxing Bengkalis untuk meningkatkan kualitas latihan sekaligus mematangkan mental bertanding. Capaian itu memberikan kepercayaan diri, tetapi sekaligus mengingatkan bahwa tantangan berikutnya akan jauh lebih berat.

Target mereka kini mengarah ke PON Beladiri 2026 di Sulawesi Utara dengan membawa ambisi lebih besar bersama nama Riau. Jalan menuju panggung tersebut masih panjang, tetapi tiga emas yang diraih di SKA Sportshow 3 telah menunjukkan bahwa Bengkalis memiliki petarung yang siap bersaing dan terus melangkah ke level yang lebih tinggi.**