Rakyat45.com, Pekanbaru – Kekayaan sumber daya alam Provinsi Riau belum sepenuhnya tercermin dalam pemerataan pembangunan yang dirasakan masyarakat. Kondisi inilah yang mendorong Ketua DPD Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) Riau, Darbi, S.Ag., mengajak insan pers memperkuat suara daerah dan mengawal kebijakan pembangunan agar kepentingan masyarakat tidak terabaikan.
Pesan tersebut disampaikan Darbi saat memberikan arahan dalam pelantikan pengurus DPC AWI se-Provinsi Riau di Hotel Alpha, Jalan Harapan Raya, Pekanbaru, Senin (12/10/2026). Ia menekankan bahwa penguatan organisasi di 12 kabupaten dan kota harus diikuti komitmen nyata untuk menjalankan fungsi jurnalistik secara profesional.
“Riau ini kaya akan sumber daya alam, di atas minyak dan di bawah minyak. Namun, masyarakat masih menghadapi berbagai persoalan, sementara sejumlah ruas jalan di daerah masih rusak dan membutuhkan perhatian serius,” tegas Darbi.
Menurut Darbi, potensi sumber daya alam yang besar perlu diimbangi kebijakan pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat. Persoalan infrastruktur, kemiskinan, dan ketimpangan, menurutnya, harus memperoleh perhatian serius, termasuk dalam kebijakan pemerintah pusat terhadap Riau sebagai daerah penghasil sumber daya alam.
Ia meminta seluruh wartawan AWI tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga mengangkat persoalan masyarakat berdasarkan fakta agar dapat menjadi perhatian pihak berwenang.
“Jika kita semua tidak ikut berjuang bagi kelangsungan dan kemajuan Provinsi Riau, persoalan kemiskinan dan ketimpangan akan terus membayangi masyarakat. Karena itu, saya berharap seluruh wartawan AWI ikut menyuarakan kondisi yang sedang dirasakan Riau,” ujarnya.
Dr. H. Bagus Santoso: Wartawan Harus Menjadi Kontrol Pembangunan
Wakil Bupati Bengkalis, H. Bagus Santoso, yang memiliki latar belakang sebagai wartawan, turut menegaskan pentingnya peran pers dalam mengawasi kebijakan dan pelaksanaan pembangunan.
Menurut Bagus, wartawan harus memiliki kemampuan jurnalistik, integritas, dan ketajaman dalam menyajikan informasi. Pemberitaan yang akurat dan bertanggung jawab dapat membantu masyarakat memahami kebijakan pemerintah sekaligus menjadi bahan evaluasi terhadap berbagai persoalan pembangunan.
“Wartawan harus memiliki kemampuan dan integritas yang tinggi serta tajam dalam menyajikan berita untuk dikonsumsi publik. Mari kita samakan persepsi agar kesenjangan yang dirasakan masyarakat dapat segera diatasi,” ujar Bagus.
Ketua DPP AWI Tekankan Sinergi dan Profesionalisme
Ketua DPP AWI, Drs. Syamsudin HA, M.M., menyoroti pentingnya kerja sama antara organisasi wartawan dan pemerintah untuk mendorong kemajuan Provinsi Riau, yang dikenal sebagai Bumi Lancang Kuning.
Ia mengingatkan bahwa pembangunan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Karena itu, anggota AWI harus menjalankan tugas sesuai fungsi dan tanggung jawab masing-masing, menjaga profesionalisme, serta tetap berkontribusi melalui pemberitaan yang informatif dan bertanggung jawab.
“Seluruh wartawan yang berada di wadah AWI harus mampu menjalankan tugas sesuai tupoksi masing-masing dan bersinergi dengan pemerintah untuk memajukan negeri ini,” pesannya.
AWI Siak dan Bengkalis Siap Perkuat Suara Masyarakat
Komitmen organisasi untuk berkontribusi dalam pembangunan juga disampaikan Ketua DPC AWI Kabupaten Siak, Zulfahmi, S.Pd.I., didampingi bendaharanya, Syahnurdin. Ia menyatakan kesiapan AWI Siak mendukung program pembangunan pemerintah daerah dengan berpedoman pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.
Arahan Ketua DPD AWI Riau dan Ketua DPP AWI, menurut Zulfahmi, menjadi pedoman bagi jajaran AWI Siak dalam menjalankan kegiatan organisasi dan meningkatkan kontribusi melalui kerja jurnalistik yang profesional.
Sementara itu, Ketua DPC AWI Kabupaten Bengkalis, Effendi Basri, menyatakan kesiapan jajarannya untuk menyuarakan aspirasi masyarakat melalui pemberitaan yang faktual, berimbang, dan bertanggung jawab.
Ia berharap pelantikan pengurus DPC AWI se-Provinsi Riau menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas organisasi sekaligus meningkatkan kualitas jurnalistik di daerah.
“Dengan pemberitaan yang berlandaskan fakta, berbagai persoalan masyarakat diharapkan memperoleh perhatian dan dapat menjadi bahan evaluasi bagi pihak terkait.” ungkapnya.
Penguatan AWI di tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota diharapkan memperbesar kontribusi pers dalam mengawal pembangunan Riau. Sinergi dengan pemerintah tetap diperlukan, tetapi profesionalisme dan keberanian mengangkat persoalan publik juga menjadi bagian penting agar aspirasi masyarakat memperoleh ruang dan keadilan pembangunan menjadi perhatian bersama.**












