Daerah

Dua Guru MTs YPPI Bengkalis Jadi Narasumber Gemini AI Kemenag

8
×

Dua Guru MTs YPPI Bengkalis Jadi Narasumber Gemini AI Kemenag

Sebarkan artikel ini
Kepala MTs YPPI Bengkalis bersama pihak Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis foto bersama usai kegiatan sosialisasi pemanfaatan Gemini AI bagi guru dan tenaga kependidikan madrasah. Rabu (21/10/2026)./R45/LW.

Rakyat45.com, Bengkalis – Pemanfaatan kecerdasan buatan dalam pendidikan tidak lagi sebatas wacana. Dua tenaga pendidik MTs YPPI Bengkalis, Anggi Savhira, A.Md.Kom dan Putra Farinsyah, S.Sos, mendapat kepercayaan menjadi narasumber sosialisasi Gemini AI bagi guru dan tenaga kependidikan (GTK) di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis, Rabu (21/10/2026).

Keduanya merupakan Duta Gema AI Provinsi Riau yang aktif mengembangkan inovasi pembelajaran digital. Penunjukan tersebut menjadi kesempatan bagi mereka untuk membagikan pengalaman sekaligus memperkenalkan penerapan kecerdasan buatan yang dapat mendukung pekerjaan guru di madrasah.

Sosialisasi yang dipusatkan di Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MTsN 1 Bengkalis itu diikuti puluhan kepala madrasah, guru, dan tenaga kependidikan dari berbagai madrasah di Kabupaten Bengkalis. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendorong transformasi digital dalam lingkungan pendidikan madrasah.

Kepala MTs YPPI Bengkalis, Jumillia, S.Pd, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas kepercayaan yang diberikan kepada kedua tenaga pendidik tersebut untuk berbagi pengetahuan di tingkat kabupaten.

“Ini adalah suatu kebanggaan yang luar biasa bagi MTs YPPI Bengkalis. Ketika guru kita dipercaya menjadi Duta Gema AI Provinsi Riau dan diminta berbagi ilmu untuk seluruh madrasah di Bengkalis, ini menunjukkan bahwa inovasi kami berada di jalur yang tepat,” ujarnya.

Dalam pemaparannya, Anggi Savhira menjelaskan cara memanfaatkan Gemini AI untuk membantu penyusunan perangkat ajar, mulai dari modul pembelajaran dan rubrik penilaian hingga pembuatan variasi soal sesuai dengan kemampuan siswa.

Adapun Putra Farinsyah membahas pemanfaatan teknologi tersebut untuk mengembangkan pembelajaran yang lebih kreatif dan interaktif. Contohnya meliputi pencarian ide kegiatan ice breaking, pembuatan media visual, serta penyederhanaan materi pelajaran yang kompleks menjadi cerita yang lebih mudah dipahami siswa.

Materi yang berorientasi pada praktik itu memperkenalkan beragam kemungkinan penggunaan Gemini AI dalam kegiatan pendidikan. Teknologi ini dapat menjadi alat bantu bagi guru untuk mengembangkan bahan ajar dan menyajikan materi secara lebih menarik, dengan tetap menempatkan guru sebagai pengarah utama proses pembelajaran.

Melalui kegiatan tersebut, guru dan tenaga kependidikan di Kabupaten Bengkalis diharapkan semakin siap memanfaatkan kecerdasan buatan secara bijak dan bertanggung jawab. Penerapan teknologi yang tepat diharapkan mampu memperkaya metode mengajar sekaligus mendukung terciptanya pembelajaran yang inovatif, efektif, dan menyenangkan bagi siswa madrasah.**