Banner Website
Nasional

Sambut HPN dan Piala Dunia 2026, Insan Pers Satukan Irama Lewat Sepak Bola

35
×

Sambut HPN dan Piala Dunia 2026, Insan Pers Satukan Irama Lewat Sepak Bola

Sebarkan artikel ini
Kick-off kolaborasi media massa menuju Piala Dunia 2026 ditandai dengan pengangkatan bola secara simbolis sebelum laga persahabatan antar insan pers di Lapangan ABC Senayan, Jakarta, Selasa (3/2/2026)./R45/PWI

Jakarta, Rakyat45.com – Di tengah dinamika global dan derasnya arus informasi, insan pers Indonesia memilih merayakan kebersamaan dengan cara yang paling universal, sepak bola. Menjelang puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 9 Februari 2026, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) turut ambil bagian dalam Kick-off Kolaborasi Media Massa Menuju Piala Dunia 2026, yang digelar di Lapangan ABC Senayan, Jakarta, Selasa (3/2/2026) sore.

Lapangan hijau sore itu menjadi ruang temu lintas redaksi. Wartawan dari PWI, ANTARA, TVRI, dan RRI berbaur dalam pertandingan persahabatan—bukan sekadar adu strategi dan stamina, melainkan perayaan solidaritas di antara pilar-pilar utama media nasional.

Partisipasi PWI menandai komitmen pers Indonesia untuk terus merawat semangat kolaborasi di tengah tantangan zaman. Momentum ini bukan hanya menyambut Piala Dunia 2026, ajang olahraga terbesar dunia tetapi juga selaras dengan nilai-nilai kebersamaan dan profesionalisme yang diusung PWI menjelang HPN.

Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, menegaskan bahwa keterlibatan PWI dalam kegiatan ini mencerminkan tekad pers nasional untuk terus membangun sinergi yang sehat dan berkelanjutan.

“Kami memandang kegiatan ini sebagai ruang kebersamaan. PWI hadir untuk memperkuat komunikasi dan kerja sama antar media, sekaligus menciptakan atmosfer positif menjelang HPN,” ujar Zulmansyah, yang juga menjabat Ketua Panitia HPN 2026.

Menurutnya, olahraga memiliki kekuatan simbolik yang kerap melampaui sekat institusi. Nilai sportivitas, saling menghormati, dan kerja tim yang lahir di lapangan hijau menjadi refleksi ideal bagi praktik jurnalistik yang profesional dan beretika.

Zulmansyah juga menyoroti Piala Dunia sebagai peristiwa global yang tak hanya menyedot perhatian publik, tetapi juga menempatkan media pada posisi strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat, edukatif, dan berimbang.

“Kolaborasi semacam ini penting agar media dapat berjalan seiring, saling melengkapi, dan menghadirkan informasi berkualitas bagi masyarakat. Menjelang HPN, semangat kebersamaan ini menjadi semakin relevan,” katanya.

Melalui partisipasi dalam Kick-off Kolaborasi Media Massa Menuju Piala Dunia 2026, PWI berharap jejaring kerja sama antar media nasional semakin kokoh. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi penegasan bahwa pers Indonesia, di tengah perbedaan platform dan pendekatan, tetap berpijak pada satu tujuan: melayani kepentingan publik secara profesional, solid, dan bermartabat.**