Rakyat45.com, Pekanbaru – Aksi pencurian kabel kembali menjadi ancaman serius bagi infrastruktur kota. Kali ini, lampu penerangan jalan umum (LPJU) di sejumlah titik di Jalan Jenderal Sudirman, salah satu ruas utama di Kota Pekanbaru, dilaporkan padam akibat ulah orang tak dikenal (OTK) yang mencuri kabel listrik di dalam tiang lampu.
Menanggapi kondisi tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru langsung bergerak cepat melakukan perbaikan.
Petugas diterjunkan ke lapangan untuk melakukan penyambungan ulang kabel yang hilang, guna memastikan penerangan jalan kembali normal dan aktivitas masyarakat tidak terganggu, khususnya pada malam hari.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishub Pekanbaru, Masykur Tarmizi, mengungkapkan bahwa penyebab utama padamnya LPJU di kawasan tersebut adalah hilangnya kabel sumber listrik yang berada di dalam tiang lampu. Kabel tersebut diduga kuat dicuri oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Permasalahan ini terjadi karena kabel turunan di dalam tiang LPJU hilang. Dugaan sementara, kabel tersebut dicuri. Namun kami sudah melakukan perbaikan agar lampu bisa kembali berfungsi,” jelasnya, Selasa (31/3/2026).
Isu yang mencuat dari kejadian ini bukan sekadar gangguan teknis, melainkan maraknya aksi pencurian fasilitas publik yang berdampak langsung terhadap keselamatan pengguna jalan.
Jalan Jenderal Sudirman sendiri merupakan jalur vital dengan tingkat mobilitas tinggi, sehingga keberadaan penerangan jalan menjadi faktor krusial dalam mencegah kecelakaan dan tindak kriminal.
Masykur menegaskan bahwa kasus pencurian kabel LPJU bukanlah hal baru di Pekanbaru. Insiden serupa telah berulang kali terjadi di berbagai titik, dan menjadi salah satu penyebab utama terganggunya sistem penerangan jalan di kota tersebut.
Kondisi ini tidak hanya merugikan pemerintah dari sisi anggaran, tetapi juga membahayakan masyarakat.
“Ini bukan kejadian pertama. Pencurian kabel LPJU sudah sering terjadi dan sangat merugikan. Selain biaya perbaikan, dampaknya juga langsung dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.
Dalam konteks yang lebih luas, maraknya pencurian kabel ini mencerminkan lemahnya pengawasan terhadap aset publik serta meningkatnya potensi tindak kriminal yang menyasar infrastruktur kota.
Jika tidak ditangani secara serius, kondisi ini dapat menghambat upaya pemerintah dalam menciptakan kota yang aman dan nyaman.
Dishub Pekanbaru pun tidak hanya fokus pada perbaikan teknis, tetapi juga mulai memperkuat langkah pencegahan. Salah satunya dengan meningkatkan pengawasan di titik-titik rawan serta menjalin koordinasi dengan instansi terkait, termasuk aparat penegak hukum.
Selain itu, peran masyarakat juga dinilai sangat penting dalam menjaga keberlangsungan fasilitas umum.
Dishub mengimbau warga untuk lebih peduli dan segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar instalasi LPJU atau fasilitas publik lainnya.
“Kami berharap masyarakat bisa ikut menjaga. Jika ada yang mencurigakan, segera laporkan. Ini demi kepentingan bersama,” tambah Masykur.
Keberadaan LPJU sendiri memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas kota, terutama di malam hari.
Selain memberikan penerangan, lampu jalan juga berfungsi sebagai elemen keamanan yang dapat menekan angka kriminalitas serta meningkatkan rasa aman bagi pengguna jalan.
Dengan dilakukannya perbaikan secara cepat, Dishub memastikan bahwa lampu-lampu yang sebelumnya padam kini telah kembali menyala dan berfungsi normal.
Namun, mereka menyadari bahwa solusi jangka panjang tetap diperlukan untuk mengatasi akar permasalahan.
Beberapa langkah yang tengah dipertimbangkan antara lain penggunaan material yang lebih tahan terhadap pencurian, pemasangan sistem pengamanan tambahan, hingga penerapan teknologi pemantauan berbasis digital.
Langkah-langkah ini diharapkan mampu meminimalisir risiko kejadian serupa di masa mendatang.
Di sisi lain, kejadian ini juga menjadi pengingat bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya soal penyediaan, tetapi juga perlindungan dan pemeliharaan.
Tanpa pengawasan yang memadai, fasilitas yang telah dibangun dengan anggaran besar dapat dengan mudah rusak atau hilang akibat ulah segelintir oknum.
Pemerintah Kota Pekanbaru pun diharapkan dapat mengambil langkah lebih tegas dalam menangani kasus pencurian fasilitas publik, termasuk memberikan sanksi yang berat bagi pelaku.
Hal ini penting untuk memberikan efek jera sekaligus menjaga keberlanjutan pembangunan kota.
Dengan sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat, diharapkan masalah pencurian kabel LPJU dapat ditekan.
Sehingga, penerangan jalan sebagai salah satu elemen vital kota dapat terus berfungsi optimal dan mendukung terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan berkelanjutan di Pekanbaru.***












