Rakyat45.com, Batam – Sebanyak 252 jemaah haji asal Kabupaten Siak mulai kembali ke kampung halaman setelah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Seluruh jemaah dipastikan dalam kondisi sehat hingga proses kepulangan ke daerah.
Rombongan diberangkatkan dari Pelabuhan Domestik Sekupang, Kota Batam, menuju Pelabuhan Tanjung Buton, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, menggunakan Kapal Dumai Line 12 pada Selasa (16/6/2026) pukul 07.52 WIB.
Wakil Bupati Siak Syamsurizal mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan seluruh kebutuhan transportasi dan pengaturan kepulangan agar proses pemulangan jemaah berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga tiba di kecamatan masing-masing.
“Alhamdulillah seluruh jemaah dalam keadaan sehat dan tidak ada yang wafat sejak keberangkatan hingga kepulangan. Meski ada lansia yang sempat mengalami penurunan kondisi saat di Arafah, semuanya dapat tertangani dengan baik,” ujar Syamsurizal kepada Rakyat45.com, Selasa (16/6/2026).
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini menjadi kabar menggembirakan bagi keluarga jemaah di Kabupaten Siak karena seluruh peserta dapat kembali ke tanah air dengan selamat.
Untuk mendukung kelancaran distribusi jemaah setibanya di Pelabuhan Tanjung Buton, Pemerintah Kabupaten Siak telah menyiapkan lima unit bus besar, dua bus medium, serta tiga truk untuk mengangkut barang bawaan jemaah.
Armada tersebut akan mengantarkan para jemaah ke wilayah kecamatan masing-masing sesuai tujuan akhir perjalanan.
Syamsurizal juga mengimbau keluarga dan kerabat yang akan menjemput agar mengikuti pengaturan yang telah disiapkan pemerintah daerah demi menghindari kepadatan di lokasi kedatangan.
“Kami minta keluarga dan masyarakat yang menjemput bisa menunggu dengan tertib di lokasi yang sudah disiapkan agar proses kepulangan berjalan lancar,” pungkasnya.
Kepulangan ini menandai berakhirnya perjalanan ibadah haji para jemaah asal Kabupaten Siak di Arab Saudi. Pemerintah berharap seluruh jemaah dapat menjaga semangat ibadah dan menerapkan nilai-nilai yang diperoleh selama menjalankan rukun Islam kelima dalam kehidupan sehari-hari.***












