Rakyat45.com, Bengkalis – Pengabdian di balik tembok pemasyarakatan menuntut lebih dari sekadar kemampuan menjalankan tugas. Integritas, disiplin, dan tanggung jawab menjadi prinsip yang harus melekat pada setiap petugas. Nilai-nilai tersebut ditegaskan melalui pembaretan 10 Pegawai Negeri Sipil (PNS) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis, Kamis (15/10/2026) malam.
Kegiatan yang dimulai pukul 19.30 WIB itu berlangsung di lingkungan Lapas Bengkalis dan berakhir di kawasan bersejarah Penjara Huis Van Behauring. Seluruh pejabat struktural, staf, serta peserta magang turut mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.
Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, memimpin apel pembukaan sebagai pembina apel. Rangkaian kegiatan diawali dengan penghormatan umum dan pengucapan Tridharma Petugas Pemasyarakatan, dilanjutkan dengan menyanyikan Mars Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Mars Pemasyarakatan.
Apel kemudian diisi dengan penyampaian amanat, pembacaan yel-yel pemasyarakatan, dan doa sebelum peserta melanjutkan rangkaian kegiatan berikutnya.
Usai makan malam bersama, para peserta bergerak menuju Pos 1, Pos 2, dan Pos 3 untuk mengikuti pembekalan. Materi yang diberikan meliputi pengamanan, pembinaan, tugas pokok dan fungsi organisasi, serta disiplin pegawai.
Pembekalan tersebut menjadi bagian dari penguatan pemahaman mengenai tugas dan tanggung jawab yang harus dijalankan dalam lingkungan pemasyarakatan.
Rangkaian berlanjut ke Penjara Huis Van Behauring, tempat prosesi pembaretan 10 PNS dilaksanakan. Kegiatan dilengkapi dengan renungan malam dan prosesi penyiraman bunga oleh Priyo sebagai simbol penghormatan serta kesetiaan terhadap pengabdian.
Dalam amanatnya, Priyo menekankan bahwa pembaretan bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk meneguhkan nilai-nilai dasar yang menjadi landasan pelaksanaan tugas setiap petugas pemasyarakatan.
“Semoga momen ini menjadi pengingat bagi seluruh peserta untuk senantiasa menjaga amanah dan kepercayaan yang telah diberikan, melaksanakan tugas secara profesional, disiplin, bertanggung jawab, menjunjung tinggi integritas, dan menjaga nama baik institusi Pemasyarakatan,” ujar Priyo Tri Laksono.
Seluruh kegiatan berlangsung lancar dan tertib. Melalui pembaretan ini, Lapas Bengkalis berharap 10 PNS tersebut semakin siap menjalankan tugas secara profesional dan menjaga kepercayaan masyarakat, sejalan dengan upaya mewujudkan institusi pemasyarakatan yang berintegritas, bermutu, dan terpercaya.**












