Politik

Fakhtiar Qadri Terpilih Aklamasi, Golkar Bengkalis Buka Babak Baru

2
×

Fakhtiar Qadri Terpilih Aklamasi, Golkar Bengkalis Buka Babak Baru

Sebarkan artikel ini
Fakhtiar Qadri menerima bendera Partai Golkar dari Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Riau, Yulisman, dalam Musda Golkar Kabupaten Bengkalis 2026, Selasa (27/10/2026)./R45.

Rakyat45.com, Bengkalis – Kepemimpinan baru Partai Golkar Kabupaten Bengkalis resmi memasuki babak baru setelah Fakhtiar Qadri terpilih secara aklamasi sebagai ketua DPD dalam Musyawarah Daerah (Musda) 2026. Dukungan bulat yang diterimanya menjadi modal awal untuk memimpin organisasi, sekaligus membawa tantangan dalam memperkuat kader dan memperluas kontribusi partai bagi pembangunan daerah.

Musda berlangsung di Kecamatan Mandau, Selasa (27/10/2026), dan dibuka langsung oleh Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Riau, Yulisman. Fakhtiar tampil sebagai calon tunggal, sedangkan sidang penetapan dipimpin perwakilan DPD Golkar Riau, Ikhsan. Seluruh peserta yang memiliki hak suara memberikan dukungan kepadanya.

Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Fakhtiar menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung kelancaran Musda. Ia menegaskan keinginannya membawa Golkar Bengkalis berkembang dan semakin berarti bagi masyarakat.

“Ke depan, kita akan membawa Golkar Bengkalis menjadi lebih baik. Golkar juga siap ikut membangun Kabupaten Bengkalis agar kehadirannya semakin bermakna bagi masyarakat,” ucap Fakhtiar disapa akrab Ngah Tiar ini.

Untuk mewujudkan komitmen tersebut, ia menekankan pentingnya kerja bersama seluruh jajaran partai, mulai dari tingkat kabupaten hingga kecamatan. Fakhtiar meminta para pengurus menjalankan tugas sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), serta memastikan agenda organisasi berjalan dengan baik.

“Saya mengajak seluruh pimpinan Golkar di kecamatan untuk terus bekerja sesuai AD/ART partai. Kita harus menjaga kebersamaan dan memperkuat organisasi agar Golkar dapat terus berkontribusi bagi masyarakat,” katanya.

Pesan Persatuan Mengiringi Kepemimpinan Baru

Musda Golkar Bengkalis juga menjadi ruang bagi para tokoh untuk menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga hubungan politik yang konstruktif. Di tengah perbedaan pilihan dan kepentingan, komunikasi serta kerja sama tetap dibutuhkan agar agenda pembangunan daerah dapat berjalan.

Ketua DPD Golkar Bengkalis sebelumnya, Syahrial, menggambarkan Musda sebagai ajang reuni melalui pantun yang menyinggung keakraban para tokoh yang hadir. Sementara itu, Bupati Bengkalis Kasmarni mengajak seluruh pihak mengakhiri perbedaan politik dan kembali mengutamakan kepentingan daerah.

Ketua DPD Golkar Riau, Yulisman, turut menyerukan persatuan dan penguatan sinergi dalam membangun Kabupaten Bengkalis. Pesan tersebut mempertegas pentingnya hubungan yang baik antar pemangku kepentingan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

Bagi Fakhtiar, pekerjaan berikutnya adalah menerjemahkan mandat Musda menjadi langkah organisasi yang terarah. Penguatan kepengurusan hingga tingkat kecamatan dan kemampuan menjaga kepercayaan kader akan menjadi bagian penting dalam menentukan efektivitas kepemimpinannya.

Terpilih secara aklamasi menjadi awal perjalanan Fakhtiar memimpin Golkar Bengkalis. Tantangan sesungguhnya terletak pada kemampuannya mengubah dukungan internal menjadi kerja nyata, sehingga komitmen partai terhadap pembangunan tidak berhenti sebagai pernyataan, tetapi dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten Bengkalis.**