RAKYAT45.COM – Kondisi jalan kabupaten yang berlubang di Kampung Busur, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, dikeluhkan warga karena dinilai membahayakan pengendara. Masyarakat berharap pemerintah segera memperbaiki kerusakan jalan yang menjadi akses penghubung sejumlah kampung menuju Kecamatan Sungai Apit tersebut.
Berdasarkan kondisi yang dikeluhkan warga pada Senin (26/10/2026), sejumlah titik jalan terlihat berlubang dan berpotensi mengganggu keselamatan pengguna jalan yang melintas.
Jalan tersebut menjadi akses penting bagi masyarakat Kampung Penyengat, Rawamekar, Sungai Rawa, dan Mengkapan untuk menuju Kecamatan Sungai Apit dalam berbagai keperluan.
Seorang warga Mengkapan, Zaki, mengatakan jalan itu digunakan masyarakat setiap hari. Ia berharap pemerintah segera melakukan perbaikan sebelum kerusakan jalan menimbulkan korban.
“Jalan ini setiap hari menjadi akses penghubung masyarakat, seperti warga Penyengat, Rawamekar, Sungai Rawa, dan Mengkapan untuk menuju Kecamatan Sungai Apit dalam berbagai keperluan. Tentunya kami sebagai pengendara sekaligus masyarakat berharap pemerintah bisa segera memperbaikinya karena sudah banyak lubang di jalan ini. Jangan sampai menunggu ada korban baru dilakukan perbaikan,” ujar Zaki saat melintas.
DPRD Siak Sebut Perbaikan Dijadwalkan Akhir Tahun
Menanggapi keluhan tersebut, Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Siak, Alfitra, mengatakan pihaknya telah menyampaikan persoalan jalan berlubang di Kampung Busur kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Siak.
Menurut Alfitra, persoalan tersebut telah dibahas bersama pihak terkait dalam rapat dengar pendapat beberapa waktu lalu. Dalam rapat itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Siak, Ardi, disebut telah menyampaikan komitmen untuk melakukan perbaikan jalan yang berlubang di wilayah Kampung Busur pada akhir 2026.
Alfitra berharap rencana perbaikan tersebut dapat direalisasikan sehingga masyarakat bisa menggunakan jalan dengan lebih aman dan nyaman.
Perbaikan jalan ini dinilai penting mengingat fungsinya sebagai akses penghubung antarkampung dan jalur masyarakat menuju pusat Kecamatan Sungai Apit.
Warga berharap pemerintah daerah segera menindaklanjuti keluhan tersebut agar kerusakan jalan tidak semakin mengganggu aktivitas sehari-hari maupun meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengendara.












