Rakyat45.com, Bengkalis – Ketika kabut asap mengusik aktivitas warga, perlindungan kesehatan menjadi kebutuhan yang tak bisa diabaikan. Menjawab kondisi tersebut, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bengkalis bersama UPT Puskesmas Bengkalis membagikan 500 masker gratis kepada masyarakat, Jumat (16/10/2026), sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan di tengah dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Kegiatan berlangsung di Simpang Empat Jalan A. Yani–Jalan Hang Tuah, Kota Bengkalis. Pengendara sepeda motor, pengemudi mobil, pejalan kaki, hingga pedagang kaki lima menjadi penerima masker, terutama mereka yang harus beraktivitas di luar ruangan.
Selain membagikan masker, petugas puskesmas bersama pengurus dan anggota PWI memberikan edukasi singkat mengenai perlindungan saluran pernapasan saat kualitas udara memburuk. Kegiatan ini menggabungkan bantuan langsung dengan penyampaian informasi kesehatan yang dibutuhkan masyarakat.
Ketua PWI Kabupaten Bengkalis, Adi Putra, mengapresiasi kerja sama tersebut. Menurutnya, peran organisasi wartawan tidak hanya menyampaikan informasi kepada publik, tetapi juga dapat diwujudkan melalui aksi sosial yang memberi manfaat nyata.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak UPT Puskesmas Bengkalis atas kerja sama ini. Ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap kesehatan masyarakat di tengah kabut asap Karhutla,” ujar Adi Putra.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat membantu warga lebih waspada terhadap risiko paparan asap sekaligus menumbuhkan kesadaran untuk menjaga kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin hadir langsung di tengah masyarakat. Harapannya, pembagian masker ini dapat membantu mengurangi risiko paparan asap sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan,” tambahnya.
Adi Putra juga mengingatkan bahwa kabut asap berpotensi mengganggu kesehatan, khususnya bagi anak-anak, lanjut usia, serta orang yang memiliki gangguan pernapasan. Kelompok rentan tersebut perlu mendapat perhatian lebih ketika kualitas udara menurun.
Sementara itu, UPT Puskesmas Bengkalis mengimbau masyarakat menggunakan masker, mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika asap pekat, dan menghindari kegiatan di luar rumah jika tidak mendesak.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan di tengah kondisi kabut asap. Kami juga mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan jika tidak mendesak,” ujar salah seorang petugas Puskesmas di lokasi kegiatan.
Pembagian masker tersebut mendapat sambutan positif dari sejumlah pengendara yang merasa terbantu saat harus tetap beraktivitas di tengah kondisi udara yang kurang nyaman.
Kolaborasi PWI dan UPT Puskesmas Bengkalis diharapkan menjadi awal bagi kegiatan sosial dan edukasi kesehatan berikutnya. Bagi masyarakat yang terdampak kabut asap, langkah pencegahan tetap menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan diri dan keluarga.**












