Banner Website
Daerah

Riau Siap Sambut Menko Polkam, Fokus Penguatan Siaga Karhutla 2026

16
×

Riau Siap Sambut Menko Polkam, Fokus Penguatan Siaga Karhutla 2026

Sebarkan artikel ini
Riau Siap Sambut Menko Polkam, Fokus Penguatan Siaga Karhutla 2026
Pemprov Riau Siap Sukseskan Agenda Menko Polkam RI di Bumi Lancang Kuning. (R45/YW)

Rakyat45.com, Pekanbaru – Pemerintah Provinsi Riau menegaskan kesiapan penuh menyambut kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI, Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, yang dijadwalkan tiba pada Kamis, 5 Maret 2026. Agenda utama kunjungan tersebut menitikberatkan pada penguatan kesiapsiagaan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjelang musim kemarau tahun ini.

Isu karhutla menjadi perhatian sentral dalam kunjungan ini. Riau yang selama ini masuk dalam kategori wilayah rawan kebakaran hutan dinilai perlu memperkuat langkah antisipasi sejak dini agar bencana asap tidak kembali terulang.

Asisten I Setdaprov Riau, Zulkifli Syukur, menyampaikan bahwa seluruh tahapan persiapan telah melalui rapat finalisasi bersama organisasi perangkat daerah (OPD), Forkopimda, serta unsur terkait lainnya.

“Koordinasi sudah kami matangkan. Fokus utama dalam kunjungan ini adalah apel kesiapsiagaan karhutla 2026,” ujarnya saat ditemui di Pekanbaru, Rabu (4/3/2026).

Apel kesiapsiagaan akan digelar di Lanud Roesmin Nurjadin dan melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, BPBD, hingga perwakilan perusahaan swasta. Kegiatan ini menjadi simbol kesiapan terpadu dalam menghadapi potensi kebakaran yang kerap terjadi saat kemarau panjang.

Langkah ini juga menjadi momentum konsolidasi lintas sektor, guna memastikan sistem pencegahan berjalan efektif, termasuk patroli rutin, pemantauan titik panas, hingga kesiapan sarana dan prasarana pemadaman.

Pemprov Riau berharap kolaborasi semua pihak mampu menekan risiko kebakaran sejak tahap awal, bukan hanya fokus pada penanggulangan ketika api sudah meluas.

Selain menghadiri apel siaga, Menko Polkam juga dijadwalkan meninjau Sekolah Rakyat di Pekanbaru. Kunjungan tersebut bertujuan melihat langsung implementasi program pendidikan yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu.

Agenda akan dilanjutkan dengan Safari Ramadan sebagai bagian dari pendekatan sosial pemerintah pusat kepada masyarakat daerah.

Kunjungan ini dipandang sebagai bentuk dukungan konkret pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan daerah terhadap ancaman karhutla. Pemerintah Provinsi Riau memastikan seluruh aspek teknis, mulai dari lokasi kegiatan hingga pengamanan, telah dipersiapkan secara menyeluruh.

Dengan persiapan matang dan sinergi yang solid, Riau menargetkan tahun 2026 menjadi momentum penguatan sistem pencegahan karhutla yang lebih efektif dan berkelanjutan.***