Banner Website
Daerah

SPMB SMA/SMK Boarding Riau 2026 Dibuka, Pemprov Tegaskan Seleksi Bersih dan Tanpa Intervensi

164
×

SPMB SMA/SMK Boarding Riau 2026 Dibuka, Pemprov Tegaskan Seleksi Bersih dan Tanpa Intervensi

Sebarkan artikel ini
Hari Pramuka 2024: Libur Sekolah atau Tetap Masuk Kelas pada 14 Agustus?
Ilustrasi - Anak-anak sekolah mengikuti kegiatan Pramuka. (Foto: Mancode Id)

Rakyat45.com, Pekanbaru – Pemerintah Provinsi Riau resmi mengumumkan pembukaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA dan SMK negeri sistem boarding untuk tahun ajaran 2026/2027. Program ini menjadi sorotan karena menekankan seleksi ketat, transparan, dan bebas praktik titip-menitip.

Pendaftaran telah dibuka sejak 2 Maret dan akan berlangsung hingga 25 Maret 2026 secara online melalui laman resmi Dinas Pendidikan Provinsi Riau.

Sebanyak lima sekolah berasrama milik Pemprov Riau membuka penerimaan tahun ini, yaitu, SMAN Plus Provinsi Riau, SMA SKO Riau, SMAN Pintar Provinsi Riau, SMKN Pertanian Provinsi Riau, SMKN Perikanan Provinsi Riau.

Kelima sekolah tersebut menerapkan sistem pendidikan terpadu berbasis asrama, di mana siswa tidak hanya mendapatkan pembelajaran akademik, tetapi juga pembinaan karakter selama 24 jam penuh.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya, menegaskan bahwa boarding school bukan sekadar sekolah unggulan, melainkan pusat pembentukan karakter generasi muda.

“Anak-anak dibina secara menyeluruh. Kami ingin melahirkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga disiplin, mandiri, dan siap menjadi pemimpin masa depan,” ujarnya, Selasa (3/3/2026).

Isu utama dalam pelaksanaan SPMB tahun ini adalah komitmen terhadap sistem seleksi yang bersih. Pemprov Riau menegaskan tidak ada jalur istimewa maupun intervensi dalam bentuk apa pun.

Seluruh peserta wajib mengikuti tahapan seleksi yang meliputi pendaftaran daring, verifikasi administrasi dan nilai rapor, tes akademik berbasis komputer (CBT), tes fisik, pemeriksaan kesehatan, psikotes, hingga wawancara.

Kelulusan ditentukan berdasarkan akumulasi nilai akhir dan peringkat tertinggi sesuai kuota masing-masing sekolah.

“Tidak ada ruang untuk praktik titipan. Semua murni berdasarkan kemampuan dan hasil tes,” tegas Erisman.

Program boarding ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Pemprov Riau untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dengan sistem pembinaan terintegrasi, siswa diharapkan mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.

Melalui SPMB 2026 ini, Pemprov Riau mengajak seluruh siswa berprestasi di kabupaten/kota se-Riau untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dan membuktikan kemampuan terbaiknya secara fair dan terbuka.

Komitmen terhadap transparansi dan pemerataan akses pendidikan menjadi pesan kuat dalam pelaksanaan SPMB boarding tahun ini.***