Rakyat45.com, Bathin Solapan – Langkah pelarian seorang buronan kasus narkotika akhirnya terhenti di jalur padat Duri–Dumai, ketika Tim Opsnal Reskrim Polsek Mandau kembali menunjukkan ketepatan gerak dalam mengungkap jaringan peredaran sabu di Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis.
Penangkapan berlangsung pada Selasa, 14 April 2026 sekitar pukul 20.30 WIB di Jalan Suka Ramai, Desa Bumbung. Lokasi tersebut berada di jalur utama yang kerap menjadi perhatian dalam operasi pengawasan peredaran gelap narkotika.
Seorang pria berinisial L.P (26) berhasil diamankan tanpa perlawanan setelah aparat menerima informasi akurat dari masyarakat mengenai keberadaannya. Penindakan ini merupakan bagian dari pengembangan kasus sebelumnya yang masih saling berkaitan dalam satu jaringan peredaran.
Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar melalui Kapolsek Mandau Kompol Primadona menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari respons cepat terhadap laporan warga yang segera diverifikasi dan ditindaklanjuti di lapangan.
“Begitu informasi dipastikan valid, tim langsung bergerak dan mengamankan tersangka di lokasi tanpa hambatan,” ujarnya.
Dalam pemeriksaan awal, L.P mengakui pernah terlibat dalam penyalahgunaan narkotika jenis sabu yang diperolehnya dari seseorang berinisial R.S, yang saat ini juga berstatus DPO. Pengakuan tersebut menguatkan dugaan adanya keterhubungan dalam jaringan peredaran narkotika lintas wilayah di Kabupaten Bengkalis.
“Meski dalam penangkapan tidak ditemukan barang bukti narkotika, tersangka tetap diamankan untuk kepentingan proses hukum serta pengembangan lebih lanjut guna mengurai struktur jaringan yang lebih luas.” ungkap Kapolsek Mandau, Rabu (15/4/2026).
Saat ini, L.P telah dibawa ke Mapolsek Mandau untuk menjalani pemeriksaan intensif. Aparat kepolisian menegaskan bahwa penindakan tidak berhenti pada pelaku lapangan, melainkan terus diarahkan hingga ke aktor-aktor di balik distribusi.
Polsek Mandau juga memperkuat langkah pencegahan melalui Program P4GN serta meningkatkan pengawasan di titik-titik rawan peredaran narkotika.
“Di sisi lain, masyarakat kembali diingatkan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus sangat ditopang oleh keberanian melaporkan setiap aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.” tutur Kompol Primadona.**












