Banner Website
DaerahLingkungan

Polsek Rokan IV Koto Tanam Jagung, Ketahanan Pangan Nasional Dimulai dari Desa

138
×

Polsek Rokan IV Koto Tanam Jagung, Ketahanan Pangan Nasional Dimulai dari Desa

Sebarkan artikel ini
Personil Polsek Rokan IV Koto bersama warga Desa Lubuk Bendahara menanam jagung guna memperkuat ketahanan pangan nasional. Jum'at (29/05/2026)./R45/Indra.

Rakyat45.com, Rokan Hulu – Di saat pemerintah terus mendorong penguatan ketahanan pangan nasional, langkah nyata justru lahir dari desa. Jajaran Polsek Rokan IV Koto bersama masyarakat turun langsung ke lahan pertanian di Desa Lubuk Bendahara, Kabupaten Rokan Hulu, untuk menanam jagung sebagai upaya menjaga ketersediaan pangan berkelanjutan.

Kegiatan penanaman jagung Kuartal II itu digelar pada Jumat (29/05/2026) dengan melibatkan unsur Upika Kecamatan Rokan IV Koto, pemerintah desa, BUMDes, hingga warga setempat.

Lahan produktif milik Desa Lubuk Bendahara seluas sekitar satu hektare dimanfaatkan untuk penanaman jagung pipil. Program tersebut didukung melalui anggaran desa dan partisipasi aktif masyarakat sebagai bagian dari penguatan sektor pertanian berbasis desa.

Sinergi antara Polri, pemerintah kecamatan, dan masyarakat itu menjadi langkah strategis dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong pemanfaatan lahan produktif agar lebih bernilai ekonomi.

Kegiatan turut dihadiri Kanit Binmas Polsek Rokan IV Koto IPTU Marzuki, Kanit Samapta IPDA Deddi Lubis, Bhabinkamtibmas AIPDA H. Sihombing, Kepala Desa Lubuk Bendahara Rinaldi, Ketua BPD Zulkarnaen, Direktur BUMDes Dewa Kurniawan, perangkat desa, anggota BPD, personel Polsek Rokan IV Koto, serta masyarakat Desa Lubuk Bendahara.

Kapolsek Rokan IV Koto IPTU Dodi Ripo Saputra, S.H., M.H., menegaskan bahwa penguatan ketahanan pangan membutuhkan kolaborasi lintas sektor secara berkelanjutan.

“Ketahanan pangan bukan hanya program, tetapi gerakan bersama yang harus terus diperkuat hingga ke tingkat desa. Sinergi seluruh elemen menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga ketersediaan pangan masyarakat,” demikian disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Penanaman jagung ini diharapkan mampu memperkuat produksi pangan lokal sekaligus menopang ketahanan pangan nasional dari daerah.**