Banner Website
Daerah

Kalapas Bengkalis Ajak Jajaran Bekerja dengan Hati demi Pulihkan Kepercayaan Publik

662
×

Kalapas Bengkalis Ajak Jajaran Bekerja dengan Hati demi Pulihkan Kepercayaan Publik

Sebarkan artikel ini
Kalapas Bengkalis Priyo Tri Laksono memberikan arahan kepada jajaran pegawai saat apel pagi di halaman Lapas Kelas IIA Bengkalis. Kegiatan tersebut menjadi langkah awal penguatan budaya kerja berintegritas, disiplin, dan berorientasi pelayanan, di Bengkalis, Senin (8/6/2026)./R45/Humas.

Rakyat45.com, Bengkalis – Kalapas Bengkalis Priyo Tri Laksono langsung mengirim pesan tegas kepada seluruh jajarannya sejak hari-hari awal kepemimpinannya. Melalui apel pagi yang digelar di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis, Senin (8/6/2026), ia menekankan pentingnya integritas, disiplin, dan semangat kebersamaan sebagai fondasi utama dalam membangun pelayanan pemasyarakatan yang profesional dan dipercaya masyarakat.

Apel yang berlangsung di lapangan upacara Lapas Bengkalis itu diikuti seluruh pejabat struktural dan pegawai. Kegiatan tersebut menjadi momentum konsolidasi internal sekaligus penegasan arah kerja baru yang mengedepankan profesionalisme, humanisme, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas pemasyarakatan.

Dalam arahannya, Priyo Tri Laksono menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan seluruh jajaran sejak dirinya dipercaya memimpin Lapas Bengkalis. Ia menegaskan komitmennya untuk membangun lembaga yang bersih, disiplin, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada warga binaan maupun masyarakat.

“Mari kita bekerja dengan hati, jaga integritas sebaik-baiknya, dan tanamkan rasa memiliki yang kuat terhadap Lapas Bengkalis ini. Sinergi serta kekompakan kita adalah kunci utama agar pelayanan kepada warga binaan maupun masyarakat dapat berjalan maksimal,” tegas Priyo di hadapan seluruh peserta apel.

Kalapas menekankan bahwa disiplin, tanggung jawab, dan komunikasi yang baik antarbagian harus menjadi budaya kerja yang terus dijaga. Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak ditentukan oleh individu, melainkan oleh kekuatan kerja sama seluruh unsur yang ada di dalamnya.

“Kita adalah satu tim besar. Jangan ada sekat-sekat yang memisahkan. Dengan semangat kebersamaan, kita akan mampu mewujudkan Lapas Bengkalis yang lebih baik, berintegritas tinggi, dan berjiwa kemanusiaan dalam setiap langkah pelayanan,” tambahnya.

Selain menyoroti budaya kerja, Priyo juga mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP), ketelitian dalam pemeriksaan orang dan barang yang masuk ke lingkungan lapas, serta peningkatan kewaspadaan terhadap berbagai potensi pelanggaran yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.

Untuk memperkuat koordinasi dan penyamaan persepsi, ia menginstruksikan agar apel pagi setiap Senin dipimpin langsung oleh Kalapas. Sementara pada hari lainnya, apel dipimpin secara bergilir oleh para Kepala Seksi dengan tetap menyampaikan arahan strategis dan informasi penting kepada seluruh pegawai.

Kegiatan apel ditutup dengan doa bersama dan sesi foto seluruh jajaran pegawai sebagai simbol komitmen bersama untuk terus berbenah. Momentum tersebut juga menegaskan kesiapan Lapas Kelas IIA Bengkalis dalam mendukung program dan kebijakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan serta meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan.

Dengan semangat baru yang digaungkan pimpinan, jajaran Lapas Bengkalis bertekad memperkuat pembinaan, menjaga keamanan dan ketertiban, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemasyarakatan di Kabupaten Bengkalis.**