RAKYAT45.COM – PT Pertamina Patra Niaga memperketat keandalan pasokan BBM Pertamina Sulsel untuk merespons lonjakan permintaan masyarakat yang memicu antrean kendaraan di sejumlah SPBU.
VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengonfirmasi bahwa fenomena antrean kendaraan terjadi akibat kenaikan konsumsi yang tinggi pada produk BBM bersubsidi, ditambah tingginya aksi panic buying warga.
“Pertamina terus meningkatkan pasokan BBM ke Terminal BBM untuk memperkuat suplai BBM ke Makassar agar ketersediaan dapat terjaga pada level yang aman. Untuk merespons peningkatan permintaan tersebut, kami meningkatkan penyaluran, mengoptimalkan operasional SPBU, serta memperkuat distribusi agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Kami terus memantau kondisi di lapangan dan melakukan penyesuaian pasokan secara cepat sesuai kebutuhan,” ujar Kitty.
Pertamina mencatat konsumsi Solar JBT di Sulawesi Selatan melonjak sekitar 10 hingga 15 persen sepanjang Juni–Agustus 2026. Untuk membendung kelangkaan, anak usaha BUMN ini mengoperasikan mobil tangki pengangkut BBM selama 24 jam penuh menuju titik-titik penyaluran.
Langkah taktis di tingkat kran pengisian (nozzle) juga ditempuh. Pertamina menambah fasilitas nozzle Pertalite di beberapa lokasi padat kendaraan, serta menyiagakan 25 SPBU beroperasi penuh selama 24 jam nonstop di Kota Makassar.
Pengawasan stok dan arus penyaluran dilakukan secara berkala demi menjamin keandalan suplai di lapangan. Warga mengimbau untuk mengonsumsi bahan bakar sesuai batas wajar tanpa memborong secara berlebihan.
Luncurkan Riau Sharia Week 2025. BI: Dorong Pertumbuhan Ekonomi Sumatera
15 Maret 2025“Kami terus melakukan monitoring dan mengambil langkah yang diperlukan untuk menjaga kelancaran pasokan. Kami mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan agar pelayanan dapat berjalan lancar dan merata,” tegas Kitty.***












