RAKYAT45.COM – Sawit setara berkolaborasi dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) menggelar kegiatan Promosi Produk Hilirisasi Kelapa Sawit untuk Mendukung UMKM Naik Kelas di Beachwalk Shopping Center, Kuta, Bali. Mengusung tema “Sawit Berkelanjutan, UMKM Berdaya, Menuju Pasar Global”, kegiatan ini bertujuan sebagai wadah promosi, edukasi, sekaligus penguatan akses pasar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis produk turunan kelapa sawit.
Direktur Sawit setara, Dr. Eko Jaya Siallagan, menyambut baik penyelenggaraan acara yang menggabungkan pameran UMKM berbasis produk turunan kelapa sawit, edukasi, dan promosi kepada masyarakat.
“Kami melalui Sawitsetara merasa mendapat kehormatan menjadi bagian dari acara yang luar biasa ini. Ini merupakan kegiatan yang unik karena menghadirkan pameran UMKM dengan produk-produk berbahan dasar kelapa sawit. Saya berharap seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan seluruh UMKM memperoleh hasil yang maksimal,” ujar Eko.
Eko menilai, momentum pelaksanaan kegiatan yang bertepatan dengan meningkatnya kunjungan wisatawan ke Bali sangat tepat untuk memperkenalkan produk hilirisasi kelapa sawit kepada wisatawan domestik maupun mancanegara yang memiliki daya beli tinggi.
“Kami berharap seluruh produk UMKM dapat diminati pengunjung. Harapan kami sederhana, para pelaku UMKM pulang dengan produk yang habis terjual. Semoga tahun depan kegiatan seperti ini kembali dilaksanakan dengan peserta yang semakin banyak,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, perwakilan BPDP, Anwar Sadat, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya edukasi kepada masyarakat mengenai besarnya manfaat kelapa sawit serta memperkenalkan beragam produk hilir yang memiliki nilai tambah tinggi. Ia menyebutkan, masyarakat selama ini lebih mengenal sawit sebatas penghasil minyak goreng, padahal komoditas tersebut dapat diolah menjadi sabun, margarin, kosmetik, kerajinan, hingga berbagai produk inovatif lainnya.
“Kami mengajak masyarakat mengunjungi booth BPDP untuk mendapatkan informasi secara utuh mengenai kelapa sawit dan manfaatnya. Di sana masyarakat juga dapat melihat langsung berbagai produk turunan sawit serta mengikuti berbagai aktivitas edukatif yang telah disiapkan,” ujar Anwar.
Anwar menjelaskan, dana yang dikelola BPDP berasal dari pungutan ekspor komoditas perkebunan, khususnya kelapa sawit dan kakao. Dana tersebut dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program strategis, seperti Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), pengembangan sumber daya manusia (SDM), penelitian dan pengembangan, penyediaan sarana dan prasarana, serta program pemberdayaan lainnya.
Ia menegaskan, hilirisasi kelapa sawit menjadi langkah penting dalam meningkatkan nilai tambah komoditas sekaligus menciptakan peluang usaha baru bagi masyarakat. Melalui kegiatan ini, UMKM diharapkan dapat memperluas pasar, meningkatkan kualitas produk, memperkuat branding, hingga menembus pasar nasional dan internasional.
Penyelenggaraan promosi ini dirancang untuk memperkenalkan produk hilirisasi kelapa sawit kepada masyarakat luas dan wisatawan, meningkatkan kapasitas pemasaran dan branding UMKM, mendorong akses ke pasar modern dan digital, memberikan edukasi mengenai sawit berkelanjutan, serta membuka peluang kerja sama bisnis dan investasi.
Rangkaian acara yang digelar meliputi pameran produk hilirisasi sawit, talkshow dan dialog interaktif, demo produk, business matching, promosi digital, fashion dan creative showcase berbasis sawit, edukasi sawit berkelanjutan, hingga networking antara UMKM dan investor. Kolaborasi antara Sawit setara dan BPDP ini diharapkan mampu memperkuat citra positif industri sawit Indonesia dan mendorong pelaku usaha berbasis kelapa sawit untuk semakin berdaya saing menuju pasar global.***












