RAKYAT45.COM โ Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpeluang turun di sejumlah wilayah Provinsi Riau sejak Jumat (11/9/2026) pagi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis potensi hujan yang berlanjut pada siang, sore, malam, hingga dini hari di berbagai daerah setempat.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di tujuh wilayah Riau, yaitu Kabupaten Indragiri Hulu, Kuantan Singingi, Bengkalis, Kepulauan Meranti, Pelalawan, Indragiri Hilir, dan Kota Pekanbaru.
Forecaster On Duty BMKG Stasiun Pekanbaru, Gita Dewi S., menjelaskan potensi cuaca signifikan tersebut diperkirakan terjadi dalam beberapa periode waktu, mulai dari pagi hingga malam dan dini hari.
“Waspada hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Indragiri Hulu, Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Kepulauan Meranti, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Indragiri Hilir dan Kota Pekanbaru pada pagi, sore dan malam/dini hari,” kata Gita Dewi S. dalam keterangan resminya, Jumat (11/9/2026).
Berdasarkan pengamatan citra radar cuaca pada pagi hari, hujan ringan hingga sedang diprakirakan mengguyur sebagian wilayah Kuantan Singingi, Kepulauan Meranti, Pelalawan, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, dan Pekanbaru. Memasuki siang hingga sore hari, kondisi udara diprakirakan kabur hingga cerah berawan dengan peluang hujan di Rokan Hilir, Rokan Hulu, Bengkalis, Siak, Kampar, Indragiri Hulu, Dumai, dan Pekanbaru.
Sementara pada malam hari, hujan berpotensi membasahi wilayah Siak, Rokan Hilir, Indragiri Hulu, dan Pekanbaru. Pada dini hari, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpeluang terjadi di Rokan Hilir, Siak, dan Pekanbaru.
“Secara umum, kondisi udara Riau diprakirakan kabur hingga berawan pada pagi, malam dan dini hari. Pada siang hingga sore, kondisi berubah menjadi kabur hingga cerah berawan,” ujarnya.
Suhu udara di Riau berada pada kisaran 23 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan 50 hingga 100 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat dengan kecepatan 10 hingga 40 kilometer per jam.
“Untuk wilayah perairan Provinsi Riau, tinggi gelombang diprakirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter atau masih dalam kategori rendah,” tutur Gita.
Di samping kondisi cuaca, pemantauan titik panas (hotspot) di Riau menunjukkan penurunan cukup tajam. Berdasarkan pemantauan hingga pukul 23.00 WIB, terdeteksi 123 hotspot di Riau.
“Jumlah tersebut turun 194 titik dibandingkan sehari sebelumnya yang tercatat sebanyak 317 hotspot,” ucapnya.
Sebaran hotspot di Riau terbanyak berada di Kabupaten Indragiri Hulu dengan 100 titik. Wilayah lainnya meliputi Indragiri Hilir sembilan titik, Kepulauan Meranti enam titik, Bengkalis lima titik, Pelalawan dua titik, serta Kampar satu titik.
Adapun total hotspot di wilayah Sumatera secara keseluruhan tercatat sebanyak 1.490 titik. Sumatera Selatan menjadi daerah penyumbang terbanyak yakni 886 titik, disusul Bangka Belitung 211 titik, Lampung 131 titik, Jambi 97 titik, Kepulauan Riau 27 titik, Sumatera Utara sembilan titik, Sumatera Barat empat titik, serta Bengkulu dua titik.***












