Daerah

Karhutla Bengkalis Hari Ketiga, 3,3 Hektare Berhasil Dipadamkan

×

Karhutla Bengkalis Hari Ketiga, 3,3 Hektare Berhasil Dipadamkan

Sebarkan artikel ini
Karhutla Bengkalis Hari Ketiga, 3,3 Hektare Padam
Karhutla Bengkalis di Desa Teluk Lancar, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Riau, memasuki hari ketiga penanganan pada Rabu (16/9/2026). R45/Leni

RAKYAT45.COM โ€“ Karhutla Bengkalis di Desa Teluk Lancar, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Riau, memasuki hari ketiga penanganan pada Rabu (16/9/2026). Tim gabungan Manggala Agni, BPBD, TNI dan Polri terus melakukan pemadaman di lahan gambut seluas enam hektare.

Petugas sejauh ini berhasil memadamkan api di area sekitar 3,3 hektare. Namun, asap putih masih muncul dari sejumlah titik di bawah permukaan tanah sehingga proses pemadaman dan pendinginan terus dilakukan.

Kepala Manggala Agni Daerah Operasi Sumatera VI/Siak, Ihsan Abdillah, mengatakan petugas masih harus memastikan bara yang berada di dalam gambut benar-benar padam.

“Masih terdapat asap, sehingga diperlukan pemadaman lanjutan untuk memastikan kondisi benar-benar aman,” ujar Kepala Manggala Agni Daops Sumatera VI/Siak, Ihsan Abdillah.

Kebakaran terjadi di area penggunaan lain (APL) yang ditumbuhi vegetasi alami, seperti sagu, pakis, resam dan semak belukar kering. Kondisi gambut yang tebal membuat api berpotensi merambat di bawah permukaan dan sulit terdeteksi dari luar.

Selain mengandalkan pemadaman dari darat, penanganan juga mendapat dukungan udara. BNPB mengerahkan helikopter water bombing untuk menjatuhkan ribuan liter air ke sejumlah titik yang terbakar.

Pemadaman di lapangan menghadapi kendala berupa keterbatasan sumber air di sekitar lokasi. Kondisi tersebut membuat petugas harus mengatur penggunaan air dan memperpanjang proses pendinginan di area yang masih mengeluarkan asap.

Personel gabungan kemudian melakukan penyiraman berulang pada celah-celah gambut dan titik yang diduga masih menyimpan bara. Teknik pendinginan itu dilakukan untuk mencegah api kembali muncul setelah permukaan lahan terlihat padam.

Hingga malam hari, aktivitas pemadaman masih berlangsung. Mesin pompa air terus dioperasikan untuk menyuplai kebutuhan pemadaman dan memastikan titik-titik yang terbakar tidak kembali menyala.***