Daerah

Pilkades 12 Desa Meranti Tertib, Bupati Asmar Ingatkan Warga Jaga Persatuan

×

Pilkades 12 Desa Meranti Tertib, Bupati Asmar Ingatkan Warga Jaga Persatuan

Sebarkan artikel ini
Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar didampingi Forkopimda saat diwawancarai di depan Kantor Desa Insit, Kamis (8/10/2026)./R45/AH.

Rakyat45.com, Meranti – Suasana demokrasi desa mewarnai 12 wilayah di Kabupaten Kepulauan Meranti saat warga menentukan pilihan dalam Pilkades Serentak Meranti 2026, Kamis (8/10/2026). Pemungutan suara berlangsung tertib, sementara pemerintah daerah bersama Forkopimda memastikan proses berjalan sesuai tahapan dan mengajak masyarakat menjaga persatuan setelah pencoblosan.

Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar bersama jajaran Forkopimda turun langsung memantau sejumlah tempat pemungutan suara (TPS). Langkah tersebut dilakukan untuk melihat proses pemilihan dari dekat sekaligus memastikan masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dalam suasana yang terjaga.

Asmar didampingi Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., Pabung Kodim Bengkalis Mayor Inf Rusli Dongoran, Danposal Selatpanjang Lettu Laut (P) Hadi Ismanto, serta Kajari Meranti yang diwakili Kasubsi I Intelijen Dorta Mauli, S.H.

Rombongan mendatangi tiga TPS yang berada di Kecamatan Tebing Tinggi dan Tebing Tinggi Barat.

“Alhamdulillah, pagi ini kami bersama Forkopimda sudah melakukan patroli ke TPS-TPS yang melaksanakan pemilihan kepala desa. Ada tiga TPS yang sudah kami kunjungi, pertama di Alai dan sekarang di Insit. Alhamdulillah, semuanya berjalan dengan lancar,” ujar Asmar.

TPS 04 di Jalan Kisin, Desa Alah Air, Kecamatan Tebing Tinggi, menjadi salah satu lokasi yang dipantau. TPS tersebut tercatat memiliki 798 pemilih.

Pemantauan berlanjut ke TPS 02 di SMU Al-Muawanah dengan jumlah pemilih mencapai 795 orang. Tiga calon kepala desa bersaing dalam pemilihan tersebut, yakni M. Yasir nomor urut 1, Amri nomor urut 2, dan Muhammad Ismun nomor urut 3.

Rombongan kemudian menuju TPS 02 di Kantor Desa Insit, Kecamatan Tebing Tinggi Barat. Sebanyak 560 pemilih tercatat pada TPS tersebut, dengan tiga kandidat yang bersaing, yakni Edi Helmi nomor urut 1, Jumir nomor urut 2, dan Fadli nomor urut 3.

Bagi Asmar, proses demokrasi tidak berhenti ketika surat suara dimasukkan ke dalam kotak suara. Perbedaan pilihan, menurutnya, harus ditempatkan sebagai bagian wajar dalam demokrasi dan tidak boleh menjadi pemicu perselisihan di tengah masyarakat.

“Saya mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat di desa tempat pemilihan agar dapat menjaga keamanan dan ketertiban, sehingga pemilihan kepala desa ini dapat berlangsung dengan aman dan tertib,” katanya.

Pesan tersebut berjalan seiring dengan strategi pengamanan yang telah disiapkan aparat kepolisian. Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita mengatakan ratusan personel dilibatkan untuk menjaga jalannya Pilkades, dengan dukungan Linmas dan Babinsa di masing-masing TPS.

“Dalam kegiatan pengamanan Pilkades kali ini, kami sudah melibatkan ratusan personel. Kami juga dibantu oleh Linmas dan Babinsa yang ikut turun ke masing-masing TPS,” ungkapnya.

Kepolisian tidak hanya berkonsentrasi pada hari pencoblosan. Pengawalan akan berlanjut ke tahapan berikutnya hingga kepala desa terpilih dilantik. Upaya pencegahan juga telah dilakukan sebelum pemungutan suara melalui cooling system yang berlangsung hampir tiga bulan dan diperkuat dalam dua bulan terakhir.

“Kami sebelumnya sudah melakukan cooling system selama hampir tiga bulan, khususnya efektif dalam dua bulan terakhir. Kami turun ke tempat-tempat ibadah untuk menyampaikan pesan dan imbauan Kamtibmas,” jelasnya.

Kapolres berharap pendekatan tersebut mampu menjaga stabilitas sampai seluruh rangkaian pemilihan selesai.

“Harapan kami, pelaksanaan pemilihan kepala desa di 12 desa ini dapat berjalan dengan aman, lancar hingga pelantikan Kades nantinya,” harap Kapolres.

Pemantauan juga dilakukan pejabat Pemkab Meranti di wilayah lain. Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti H. Sudandri, S.H., memantau pelaksanaan Pilkades di Kecamatan Pulau Merbau. Asisten I H. Irmansyah melakukan pemantauan di Kecamatan Rangsang, sedangkan Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Febriadi bertugas memantau pemungutan suara di Kecamatan Rangsang Pesisir.

Pemantauan turut melibatkan Kadis PMD Meranti Drs. Asroruddin, M.Si., Kadisdukcapil Widodo, Plt. Kadis Kominfo Meranti Sukri, Ketua KPU Meranti Katmuji, M.Si., Kabag Prokopim Yusran, Camat Tebing Tinggi Ratna, Camat Tebing Tinggi Barat Rinaldi, jajaran Bawaslu, para kapolsek, serta unsur pengamanan lainnya.

Dengan seluruh tahapan pemungutan suara berjalan tertib, perhatian kini bergeser pada proses setelah pencoblosan. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti meminta masyarakat tetap menghormati pilihan masing-masing, menerima hasil pemilihan secara dewasa, dan menjaga hubungan sosial agar perbedaan politik di tingkat desa tidak meninggalkan perpecahan.**