Daerah

Bupati Afni Buka Gerai Dekranasda di Gedung Kutab, Perajin Siak Bidik Pasar Wisatawan

×

Bupati Afni Buka Gerai Dekranasda di Gedung Kutab, Perajin Siak Bidik Pasar Wisatawan

Sebarkan artikel ini
Bupati Siak Afni foto bersama di depan Gerai Dekranasda yang berlokasi di Gedung Cagar Budaya Kutab, kawasan Istana Siak, Selasa (13/10/2026)./R45/Suhardi.

Rakyat45.com, Siak – Kedatangan wisatawan ke Istana Siak kini diharapkan membawa peluang ekonomi yang lebih besar bagi perajin lokal. Pemerintah Kabupaten Siak menempatkan Gerai Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) di Gedung Cagar Budaya Kutab, kawasan wisata sejarah yang strategis untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk unggulan daerah.

Bupati Siak Afni meresmikan gerai tersebut pada Selasa (13/10/2026). Pemindahan ini menjadi langkah pemerintah daerah untuk mendekatkan produk kerajinan kepada masyarakat dan wisatawan melalui ruang pemasaran yang lebih representatif, mudah dijangkau, serta didukung fasilitas memadai.

Sebelum menetapkan Gedung Kutab sebagai lokasi baru, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak mempertimbangkan sejumlah alternatif, termasuk Pasar Seni dan gedung di belakang Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Siak. Lokasi yang berdekatan dengan Istana Siak dinilai memiliki potensi untuk menghubungkan aktivitas pariwisata dengan penjualan produk lokal.

“Wisatawan yang datang ke Siak tidak hanya menikmati wisata sejarah, tetapi juga mengenal dan membawa pulang produk unggulan daerah kita,” kata Afni, Selasa (13/10/2026).

Afni menegaskan, pemindahan tersebut tidak sekadar menyangkut perubahan lokasi, tetapi juga upaya membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha kerajinan. Ia berharap keberadaan gerai mampu meningkatkan nilai ekonomi karya perajin dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Yang paling penting, bagaimana tempat ini memberi manfaat bagi perajin, membuka pasar yang lebih luas, dan meningkatkan nilai ekonomi dari karya-karya mereka,” ujarnya.

Ketua Dekranasda Kabupaten Siak, Erdawati, bersama tim bergerak cepat menindaklanjuti keputusan tersebut. Persiapan pemindahan dilakukan secara intensif hingga gerai siap beroperasi di lokasi baru dalam waktu kurang dari 48 jam, menjelang peringatan Hari Jadi Kabupaten Siak ke-27.

“Gerai ini memasarkan beragam produk unggulan, mulai dari wastra atau kain khas daerah, produk kerajinan tangan, hingga kuliner lokal,” kata dia.

Menurut Erda, lokasi baru tersebut diharapkan memudahkan wisatawan menemukan produk khas Siak sekaligus mengenal kekayaan budaya masyarakat setempat. Beragam produk yang dipasarkan menjadi sarana untuk memperkenalkan identitas daerah kepada pengunjung.

Penempatan gerai di kawasan wisata sejarah membuka peluang bagi kerajinan lokal untuk memperoleh pasar yang lebih luas. Pemerintah daerah berharap langkah ini tidak hanya memperkuat daya tarik wisata Siak, tetapi juga meningkatkan daya saing produk dan mendorong pertumbuhan ekonomi para perajin.**(MC Siak).