Banner Website
Daerah

Sahur on The Road Pekanbaru: 2.000 Ojol Disapa Wali Kota Agung Nugroho

53
×

Sahur on The Road Pekanbaru: 2.000 Ojol Disapa Wali Kota Agung Nugroho

Sebarkan artikel ini
Sahur on The Road Pekanbaru 2.000 Ojol Disapa Wali Kota Agung Nugroho
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, dalam kegiatan Sahur on the Road yang dipusatkan di Lapangan Purna MTQ Pekanbaru, Minggu (1/3/2026) dini hari, sekitar 2.000 driver dari berbagai aplikasi berkumpul dan mengikuti rangkaian acara hingga Salat Subuh berjamaah. R45/MC

Rakyat45.com, Pekanbaru – Ribuan pengemudi ojek online (ojol) memadati Lapangan Purna MTQ Pekanbaru pada Minggu (1/3/2026) dini hari dalam agenda Sahur on The Road. Momentum Ramadan 1447 H itu tak sekadar menjadi ajang kumpul komunitas, tetapi juga panggung perhatian terhadap isu kesejahteraan driver di Kota Pekanbaru.

Sekitar 2.000 pengemudi dari berbagai platform transportasi daring hadir meramaikan kegiatan tersebut. Mereka datang sejak dini hari untuk sahur bersama sebelum melanjutkan konvoi menuju masjid.

Kehadiran Agung Nugroho menjadi daya tarik tersendiri. Mengenakan atribut jaket ojol, ia membaur dengan para driver, berbincang santai, dan melayani permintaan foto bersama.

Tak ada jarak antara pemimpin dan warganya. Agung duduk bersama para pengemudi, menikmati santap sahur di tengah suasana kebersamaan yang hangat.

“Satu aspal!” serunya, disambut riuh para driver yang memenuhi lapangan.

Setelah sahur, ribuan motor bergerak tertib menyusuri Jalan Jenderal Sudirman. Rombongan konvoi mengarah ke Masjid Agung An Nur di Jalan Hangtuah untuk melaksanakan Salat Subuh berjamaah.

Momen tersebut menjadi simbol kebersamaan antara pemerintah dan pekerja sektor transportasi daring yang selama ini menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat.

Iman, salah seorang driver yang hadir, mengaku bangga bisa ikut dalam kegiatan tersebut.

“Jarang ada acara seperti ini. Bisa sahur bareng, konvoi, sampai salat bersama wali kota,” ujarnya.

Di balik suasana meriah, Agung menekankan pesan penting: kesejahteraan driver ojol perlu mendapat perhatian nyata. Ia menyebut masih ada pengemudi yang harus menyewa sepeda motor demi bisa bekerja setiap hari.

Sebagai bentuk dukungan, enam unit sepeda motor disiapkan untuk membantu driver yang dinilai paling membutuhkan. Satu unit diserahkan langsung dalam acara tersebut, sementara lima lainnya akan diberikan setelah melalui proses verifikasi.

“Motor ini untuk mereka yang benar-benar membutuhkan, supaya tidak lagi terbebani biaya sewa saat mencari nafkah,” tegasnya.

Selain itu, santunan dari Baznas turut disalurkan kepada para driver yang menjalankan ibadah puasa. Pengemudi nonmuslim yang ikut hadir pun tetap menerima bantuan yang diberikan secara pribadi oleh wali kota.

Kegiatan ini menegaskan bahwa Ramadan bukan hanya tentang ibadah personal, tetapi juga ruang memperkuat solidaritas sosial. Pemerintah Kota Pekanbaru ingin memastikan para driver ojol—yang setiap hari bekerja di jalanan tidak luput dari perhatian.

Dengan sahur bersama, konvoi subuh, hingga pembagian bantuan, isu kesejahteraan driver kini mencuat sebagai pesan utama: keberadaan mereka bukan sekadar mitra transportasi, melainkan bagian penting dari denyut ekonomi Kota Pekanbaru.***