Banner Website
Daerah

13 Sapi Bantuan Presiden Riau untuk Iduladha 2026 Diseleksi, Bobot Tertinggi Capai 1 Ton

23
×

13 Sapi Bantuan Presiden Riau untuk Iduladha 2026 Diseleksi, Bobot Tertinggi Capai 1 Ton

Sebarkan artikel ini
13 Sapi Bantuan Presiden Riau untuk Iduladha 2026 Diseleksi
Sapi Bobot Tertinggi Capai 1 Ton. (R45/Md)

Rakyat45.com, Pekanbaru – Pemerintah Provinsi Riau mulai memproses usulan sapi bantuan Presiden Riau untuk Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi. Sebanyak 13 ekor sapi dari kabupaten/kota telah masuk tahap seleksi awal, dengan kriteria utama bobot hidup terbesar di masing-masing daerah.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Riau, Mimi Yuliani Nazir, mengatakan daftar tersebut masih bersifat sementara dan menunggu keputusan final dari Sekretariat Presiden.

“Untuk bantuan Presiden tingkat provinsi, yang diusulkan adalah sapi dengan bobot paling berat dari seluruh kabupaten/kota di Riau. Sementara untuk kabupaten/kota, diambil dari sapi terberat di daerah masing-masing sesuai arahan Sekretariat Presiden dan Ditjen PKH,” ujar Mimi, Minggu (26/4/2026).

Pemprov Riau juga bergerak cepat melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan kondisi ternak sesuai data usulan. Tim DPKH dijadwalkan meninjau langsung sejumlah daerah pengusul dalam waktu dekat.

“Besok kami akan ke Pelalawan, Indragiri Hulu, dan Indragiri Hilir untuk melihat langsung usulan sapi tersebut,” jelasnya.

Mimi menegaskan, penilaian tidak hanya berfokus pada ukuran tubuh sapi. Pemerintah juga memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat, layak, serta siap didistribusikan saat Iduladha.

“Tidak hanya besar, sapi juga harus sehat dan memenuhi standar sebagai hewan kurban Presiden,” tegasnya.

Berdasarkan data sementara, sapi dengan bobot tertinggi berasal dari peternak Franto KSR dengan jenis Simental seberat 1.013 kilogram. Posisi berikutnya ditempati peternak Zaini dari Indragiri Hilir yang mengusulkan sapi Brangus berbobot 1.000 kilogram.

Dari Bengkalis, peternak Adi Tiawarman mengajukan sapi Simental berbobot 961 kilogram. Pelalawan mengusulkan sapi milik Ricky Juniardi dengan bobot 955 kilogram, sementara Rokan Hilir mengirim sapi jenis BC x Bali milik Azuwar Sayudi seberat 950 kilogram.

Kampar mengusulkan sapi Brahman Cross berbobot 923 kilogram milik Guntur Laksana. Dari Indragiri Hulu, Nurman mengajukan sapi Simental berbobot 915 kilogram, sedangkan Dumai mengusulkan sapi Simental seberat 910 kilogram milik Hasan.

Pekanbaru juga masuk daftar melalui sapi Simental milik Nano Hariyadin dengan bobot 907 kilogram. Kepulauan Meranti mengusulkan sapi Limosin berbobot 850 kilogram milik Amat.

Sementara itu, Rokan Hulu mengajukan sapi Limosin milik Muhammad Daffa Alyusri dengan bobot 830 kilogram, Kuantan Singingi mengusulkan sapi Limosin milik Suyitno seberat 829 kilogram, dan Siak mengirim sapi Brahman berbobot 731 kilogram milik Timbul Sabtoso.

Program bantuan sapi Presiden menjadi agenda rutin setiap perayaan Iduladha. Pemprov Riau berharap seleksi ini mendorong peternak lokal meningkatkan kualitas ternak agar mampu bersaing di tingkat nasional.***