Banner Website
Daerah

Perangkat Desa Pambang Pesisir Jalani Tes Urin, Seluruhnya Negatif Narkoba

531
×

Perangkat Desa Pambang Pesisir Jalani Tes Urin, Seluruhnya Negatif Narkoba

Sebarkan artikel ini
Seluruh perangkat Desa Pambang Pesisir dinyatakan negatif narkoba usai tes urin yang digelar Polsek Bantan bersama Resnarkoba Polres Bengkalis. Senin (8/6/2026)./R45/Indra.

Rakyat45.com, Pambang Pesisir – Komitmen membangun pemerintahan desa yang bersih dari narkoba dibuktikan secara nyata di Desa Pambang Pesisir, Kecamatan Bantan. Seluruh perangkat desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), hingga pengurus lembaga kemasyarakatan menjalani tes urin mendadak dan hasilnya dinyatakan negatif narkoba.

Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari kegiatan sosialisasi keamanan, ketertiban masyarakat, pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta pemberantasan narkotika yang digelar Polsek Bantan bersama Satresnarkoba Polres Bengkalis di Kantor Desa Pambang Pesisir, Senin (8/6/2026).

Kegiatan dipimpin Kapolsek Bantan IPTU Muhammad Iskandar dan didampingi Kanit 1 Resnarkoba Polres Bengkalis Ipda Riffi Almansyah, S.H., M.H. Program tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si. dalam memperkuat pelayanan kepolisian hingga ke tingkat desa.

Acara dihadiri unsur pemerintah desa, BPD, LPMD, tokoh masyarakat, tokoh agama, ketua RT dan RW, pengelola PAUD, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.

Penjabat Kepala Desa Pambang Pesisir, Maryudin, menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran kepolisian yang turun langsung memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Kehadiran kepolisian di sini merupakan wujud nyata perhatian Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si. yang memberikan semangat dan ketenangan bagi kami semua, kami sangat mengapresiasi langkah koordinasi dan pembinaan yang dilakukan,” ujar Maryudin.

Dalam pemaparannya, Kapolsek Bantan, IPTU Muhammad Iskandar menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Ia mengingatkan warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar mengingat ancaman karhutla yang dapat menimbulkan kerugian besar bagi lingkungan maupun kesehatan masyarakat.

Selain itu, Kapolsek juga menyoroti bahaya penyalahgunaan narkotika yang dinilai masih menjadi ancaman serius bagi generasi muda. Masyarakat diminta aktif melaporkan jika menemukan indikasi peredaran maupun penyalahgunaan narkoba di lingkungan masing-masing.

“Tidak hanya itu, warga juga diajak meningkatkan kepedulian terhadap potensi gangguan keamanan seperti pencurian, balap liar, dan tindak kriminal lainnya melalui deteksi dini serta pengawasan bersama.” tegas IPTU Muhammad Iskandar.

Usai sosialisasi, tim Resnarkoba Polres Bengkalis melaksanakan tes urin terhadap seluruh peserta yang berasal dari unsur perangkat desa dan lembaga kemasyarakatan. Pemeriksaan berlangsung terbuka dan diawasi langsung petugas.

Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh peserta bebas dari indikasi penggunaan narkoba. Capaian tersebut mendapat apresiasi dari para peserta dan dinilai menjadi contoh positif dalam mendukung program pemberantasan narkotika sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap aparatur desa.

Di akhir kegiatan, kepolisian kembali mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan setiap indikasi penyalahgunaan narkoba, kebakaran lahan, maupun gangguan kamtibmas lainnya melalui layanan darurat 110 agar dapat ditindaklanjuti secara cepat dan profesional.**