Rakyat45.com, Pekanbaru – Seleksi Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau memasuki tahap penyaringan ketat. Sebanyak dua peserta dipastikan gugur setelah tidak hadir dalam ujian Computer Assisted Test (CAT) yang digelar di UPT Penilaian Kompetensi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, Rabu (10/6/2026).
Ketua Panitia Seleksi Calon Anggota KPID Riau, Prof Dr Syarifah Faradinna, mengatakan total peserta yang berhak mengikuti CAT sebanyak 74 orang. Namun, masing-masing satu peserta tidak hadir pada sesi pertama dan sesi kedua pelaksanaan ujian.
“Sesi pertama yang dimulai pukul 09.00 WIB ada satu peserta yang tidak hadir. Kemudian pada sesi kedua juga ada satu peserta yang tidak datang. Dengan demikian, dari total 74 peserta yang mengikuti tahapan CAT, dua orang dipastikan gugur,” kata Prof Syarifah.
Meski sempat mengalami gangguan jaringan internet saat ujian berlangsung, panitia memastikan seluruh tahapan CAT tetap berjalan lancar hingga selesai.
“Tadi memang ada kendala teknis yang berkaitan dengan sistem jaringan internet. Tak lama kok, ujian CAT tetap dapat terlaksana dengan baik. Alhamdulillah masih bisa ditangani oleh tim IT kita,” ungkapnya.
Dari pantauan Rakyat45.com, hasil ujian CAT dijadwalkan diumumkan pada Kamis (11/6/2026). Tahapan tersebut akan menyaring peserta menjadi 21 nama yang berhak melaju ke proses seleksi berikutnya.
“Besok hasil CAT akan langsung diumumkan. Dari seluruh peserta akan mengerucut menjadi 21 orang yang lolos ke tahapan selanjutnya,” jelas akademisi Universitas Islam Riau (UIR) tersebut.
Sebanyak 21 peserta yang lolos nantinya akan menjalani tes psikologi pada 12 Juni 2026 di Lembaga Psikologi Terapan (LPT) Fakultas Psikologi UIR.
“Pada tanggal 12 Juni mulai pukul 08.00 WIB sampai selesai, sebanyak 21 peserta akan mengikuti psikotes di LPT Psikologi UIR. Seluruh peserta akan mengikuti tes secara bersamaan,” ujarnya.
Menurut Syarifah, hasil psikotes akan menghasilkan nilai yang menjadi dasar pemeringkatan peserta. Nilai tersebut akan digunakan untuk menentukan peringkat peserta dari yang tertinggi hingga terendah.
“Nantinya akan langsung ada nilai hasil psikotes. Kami akan melihat peringkat berdasarkan nilai tertinggi hingga terendah untuk mengetahui siapa yang memperoleh hasil terbaik,” katanya.
Setelah psikotes, peserta akan mengikuti tahapan wawancara yang lokasi pelaksanaannya masih menunggu keputusan rapat pleno panitia seleksi.
Selanjutnya, 21 peserta akan kembali disaring menjadi 14 nama terbaik yang akan diserahkan kepada Komisi I DPRD Riau untuk mengikuti uji kelayakan dan kepatutan. Dari proses tersebut akan dipilih tujuh komisioner KPID Riau periode mendatang, sementara tujuh nama lainnya ditetapkan sebagai cadangan.***












