Banner Website
Daerah

Sambut 1448 H, Lapas Bengkalis Tanamkan Semangat Hijrah bagi Warga Binaan

110
×

Sambut 1448 H, Lapas Bengkalis Tanamkan Semangat Hijrah bagi Warga Binaan

Sebarkan artikel ini
Kalapas Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, memberikan sambutan sekaligus mengajak warga binaan memaknai Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sebagai momentum meningkatkan keimanan, ketakwaan, dan semangat hijrah di Masjid Al-Ihsan Lapas Bengkalis, Jumat (19/6/2026)./R45/Humas.

Rakyat45.com, Bengkalis – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Al-Ihsan Lapas Kelas IIA Bengkalis saat warga binaan bersama petugas mengikuti Tabligh Akbar memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Jumat (19/6/2026).

Momentum tersebut tidak hanya menjadi peringatan pergantian tahun Hijriah, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ruang refleksi untuk memperkuat keimanan, menumbuhkan semangat hijrah, dan membangun tekad menjadi pribadi yang lebih baik.

Kegiatan yang digelar di Masjid Al-Ihsan Lapas Kelas IIA Bengkalis pada Jumat (19/6/2026) pukul 08.00 WIB itu diikuti warga binaan pemasyarakatan bersama petugas lapas. Selain memperingati pergantian tahun Hijriah, kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan kerohanian untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta mempererat ukhuwah Islamiyah.

Acara diawali dengan sambutan Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono. Ia menyampaikan bahwa peringatan Tahun Baru Islam merupakan momentum penting untuk melakukan introspeksi dan memperkuat tekad menjadi pribadi yang lebih baik.

“Mari jadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum hijrah menuju perubahan yang lebih baik, baik dalam sikap, perilaku, maupun kualitas ibadah,” ujar Priyo Tri Laksono.

Menurutnya, semangat hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan secara fisik, tetapi juga perubahan menuju pribadi yang lebih berakhlak, disiplin, dan bertakwa dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Selanjutnya, tausiyah disampaikan oleh Ust. Ramlan, S.Pd.I., M.Pd. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh jamaah menjadikan peringatan Tahun Baru Islam sebagai momentum untuk memperbaiki diri dan memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.

“Hijrah Nabi Muhammad SAW mengajarkan kepada kita arti pengorbanan, kesabaran, dan keteguhan dalam menghadapi setiap ujian kehidupan. Semangat hijrah juga harus menjadi motivasi untuk terus menjaga keimanan, mempererat persaudaraan, serta tidak pernah berhenti memperbaiki diri,” ujar Ust. Ramlan.

Ia menambahkan, perubahan menuju pribadi yang lebih baik harus dimulai dari diri sendiri dan diwujudkan melalui akhlak yang mulia, ibadah yang semakin berkualitas, serta kepedulian terhadap sesama.

Meski berlangsung dalam suasana khusyuk, tabligh akbar juga diwarnai kisah-kisah inspiratif yang sesekali mengundang senyum para jamaah. Kehangatan itu mempererat kebersamaan antara warga binaan dan petugas tanpa mengurangi kekhidmatan jalannya acara.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Bengkalis berharap peringatan Tahun Baru Islam tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi mampu melahirkan semangat perubahan, memperkuat karakter, serta meningkatkan kualitas spiritual seluruh warga binaan.

Kegiatan berakhir dengan aman, tertib, dan lancar sebagai wujud komitmen Lapas Kelas IIA Bengkalis dalam menghadirkan pembinaan keagamaan yang berkelanjutan bagi warga binaan.**