Separoh Jiwa Julang Budi Tuan AKBP Hendra Gunawan, Tinggal di Bengkalis

Teks foto : Julang Budi Tuan AKBP Hendra Gunawan, SIK, MT menyanyi lagu religi bersama Abah Ahmad Fadhli Inayatullah, Buya Amrizal, Kiai Suyendri diiringi Boeloeh Perindoe saat di atas Ro-Ro menuju dermaga Sungai Selari, Rabu 12/01/2022).
Teks foto : Julang Budi Tuan AKBP Hendra Gunawan, SIK, MT menyanyi lagu religi bersama Abah Ahmad Fadhli Inayatullah, Buya Amrizal, Kiai Suyendri diiringi Boeloeh Perindoe saat di atas Ro-Ro menuju dermaga Sungai Selari, Rabu 12/01/2022).

Bengkalis, Rakyat45.com – “Jangan nangis,” kata Pimpinan Majelis Ilmu dan Amal (MIA) Baa Khaalish 2002, Abah Ahmad Fadhli Inayatullah kepada jurnalis, Rabu (12/01/2022).

Teks foto : AKBP Hendra Gunawan, SIK, MT saat pamitan dengan Komunitas Sepeda Bengkalis dan Seluruh masyarakat yang mengatar di Pelabuhan Roro Air Putih (foto/Indra).

Teks foto : AKBP Hendra Gunawan, SIK, MT saat pamitan dengan Komunitas Sepeda Bengkalis dan Seluruh masyarakat yang mengatar di Pelabuhan Roro Air Putih (foto/Indra).

Candaan dari Abah Ahmad Fadhli Inayatullah tadi hanya sebuah kalimat penghibur karena yang sebenarnya terjadi tadi pagi, mayoritas yang mengenal sosok penerima penghargaan “Julang Budi” yang diberikan Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis kepada Tuan AKBP Hendra Gunawan, SIK, MT di penghujung masa tugasnya sebagai Kapolres Bengkalis meneteskan air mata atas kebersamaan yang selama 1 tahun 8 bulan kokoh terbina antara Julang Budi dengan masyarakat Bengkalis.

Teringat era 1970an – 1990an, kala sosok seorang guru yang bertugas di sebuah kampung, pindah tugas ke sekolah lain diantar para pelajar dan orang tua dengan derai air mata, peluk cium kehangatan karena pertemuan berakhir dengan perpisahan.

Tanpa disadari era 70an 90an ini kembali menjelma terjadi pada awal tahun 2022 ini. “Jika separuh jiwa mu tinggal di sini maka separuhnya lagi ada di sini,” di antara bait pesan yang diucapkan Abah Fadhli Inayatullah kala Wira Sugiarto menyerahkan sebuah cendera mata kepada Tuan AKBP Hendra Gunawan tepat saat Ro-Ro yang mereka tumpangi telah merapat ke dermaga 1 Sungai Selari, Kecamatan Bukit Batu.

Setelah bait pesan habis diungkapkan Abah Ahmad Fadhli Inayatullah, Tuan AKBP Hendra Gunawan memeluk seorang demi seorang warga Bengkalis yang ikut mengantarkannya di dalam Ro-Ro tadi sedang matanya terlihat basah oleh linangan air mata yang mengalir perlahan, mukanya terlihat memerah menahan sedih.

Selama perjalanan Ro-Ro dari dermaga Air Putih, Bengkalis menuju Sungai Pakning, Boeloeh Perindoe mengisi hiburan dengan tembang religi yang umumnya ciptaan Buya Amrizal, Abah Ahmad Fadhli Inayatullah yang merupakan pembina grup ini termasuk juga Tuan AKBP Hendra Gunawan.

Sebelumnya, sejak awal pagi, Rumah Dinas Kapolres telah dikunjungi 300an hadirin baik Bupati Kasmarni, Wabup Bagus Santoso, Sekda H Bustami HY, Forkompinda Kejari, Dandim, Pengadilan Agama, Kadis/ Kaban, Mbah Supeno, KH Hasan dan istri, Kiai Syahri, Kiai Suyendri, Kiai Nizar, Kiai Amri bersama istri masing-masing, Ketua LAMR bersama beberapa pengurus, FKUB, Relawan Peduli, Komunitas Sepeda Kayuh Bengkalis, NNJ, Kasmod, jama’ah Al Burdah, Kopempendakis, pesantren Darussalam, Pesantren Nurussalam, Pesantren Madani, Majelis Hubbunnabi Bantan, Ansor, Banser dan undangan lainnya sarapan pagi dan diisi dengan do’a selamat kepada Tuan AKBP Hendra Gunawan dan keluarga menuju Daerah Istimewa Yogyakarta, tempat tugasnya yang baru sebagai Wadir Lantas di Polda kota ini.

Setelah selesai do’a, Koordinator Acara Affan Zahidi mempelawa hadirin untuk ikut mengantarkan Tuan AKBP Hendra Gunawan sampai ke pelabuhan Ro-Ro Air Putih. Kemudian, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia tampil menyerahkan kenang-kenangan kepada Tuan AKBP Hendra Gunawan juga diikuti 1 organisasi lain.

“Selamat jalan sahabat ku. Semoga sehat selalu,” kata Kapolres AKBP Indra Wijatmiko, SIK dalam kesempatan itu.

“Sekali lagi kami sekeluarga mohon pamit. Mohon maaf apabila ada kata-kata kami, perbuatan kami yang salah, sudi dibukakan pintu maaf yang seluas-luasnya. Separuh jiwa saya sudah hilang, ini tugas yang harus saya lakukan. Semoga saya di tempat yang baru lebih sukses dan mohon do’anya kiranya saya bisa kembali bertemu dengan saudara di Bengkalis ataupun dalam suasana yang berbeda tapi dengan tali persaudaraan dan tali silaturahmi yang tetap sama. Dan kami dengan senang hati apabila ada masyarakat Bengkalis yang mau ke Jogja, jangan lupa kita semua bersaudara, tolong hubungi kami, kalau pun tidak bisa gudeg, goreng pisang kita siapkan,” kata Julang Budi Tuan AKBP Hendra Gunawan pula.

“Selamat jalan dan selamat bertugas ditempat yang baru kepada AKBP Hendra Gunawan beserta keluarga, semoga semakin sukses dalam karir di tempat yang baru,” ucap Bupati Bengkalis, Kasmarni pula.

Konvoi dari Jalan Pertanian menuju pelabuhan Ro-Ro Bengkalis terlihat Bupati Kasmarni, Wabup Bagus Santoso, Tuan AKBP Hendra Gunawan, AKBP Indra Wijatmiko, Ketua LAMR Kabupaten Bengkalis, Ketua MUI, Ketua FKUB dan lainnya duduk di becak motor yang telah disiapkan dengan kawalan Satlantas Polres Bengkalis dan dibantu Dinas Perhubungan serta Satpol PP.**

Editor : Indra

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto? Silakan SMS ke 085265736501 /082319676233 via EMAIL: pt.rakyat45pers@gmail.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

Artikel Terkait


Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*