Banner Website
Ragam

Gerakan Terpadu Lapas Bengkalis Bersama TNI–Polri, Perkuat Ikrar Halinar hingga Razia Blok Hunian

73
×

Gerakan Terpadu Lapas Bengkalis Bersama TNI–Polri, Perkuat Ikrar Halinar hingga Razia Blok Hunian

Sebarkan artikel ini
Kalapas Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, memimpin razia bersama TNI–Polri di blok hunian warga binaan untuk memastikan tidak adanya handphone ilegal maupun barang terlarang lainnya hingga ke seluruh kamar hunian. (08/05/2026)./R45/Humas.

Rakyat45.com, Bengkalis – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis memperkuat komitmen pemberantasan narkoba dan praktik ilegal melalui operasi terpadu bersama TNI dan Polri pada Jumat (08/05/2026). Kegiatan ini mencakup ikrar pemasyarakatan bebas Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan (Halinar), sosialisasi bahaya narkoba, serta razia menyeluruh di blok hunian warga binaan.

Kegiatan dipusatkan di halaman depan Lapas dan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, dengan dukungan Polres Bengkalis dan Kodim 0303 Bengkalis sebagai bagian dari penguatan sinergi antar-aparat penegak hukum.

AKP Irsanuddin Harahap, S.H., M.H. dari Polres Bengkalis dan Serda Harnoto dari Kodim 0303 Bengkalis turut hadir, menegaskan koordinasi lintas institusi dalam menjaga keamanan serta integritas lingkungan pemasyarakatan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ikrar bersama untuk menutup seluruh celah peredaran barang terlarang di dalam Lapas. Agenda kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi bahaya narkoba yang diikuti warga binaan secara aktif.

Dalam pemaparan medis, dr. Yolanda dari tim kesehatan Lapas menjelaskan dampak serius narkotika terhadap fisik dan mental. Sementara itu, Polres Bengkalis menegaskan konsekuensi hukum dari penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

Sebagai langkah pengawasan, dilakukan tes urine terhadap 50 warga binaan dan 26 petugas Lapas sebagai upaya deteksi dini dan penguatan transparansi internal.

Kepala Lapas Bengkalis, Priyo Tri Laksono, menegaskan bahwa pemberantasan Halinar tidak hanya bertumpu pada penindakan, tetapi juga pembinaan dan penguatan kesadaran.

“Pemberantasan narkoba harus berjalan menyeluruh. Ikrar ini adalah komitmen moral seluruh petugas, sementara edukasi bersama Polri dan tenaga medis menyasar kesadaran warga binaan. Tidak ada toleransi terhadap Halinar,” ujarnya.

Usai kegiatan seremonial, petugas Lapas bersama unsur TNI dan Polri melakukan razia menyeluruh di blok hunian untuk memastikan tidak terdapat handphone ilegal maupun barang terlarang lainnya. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh hingga ke setiap kamar warga binaan.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan kondusif. Pihak Lapas menegaskan komitmen untuk menjaga disiplin internal serta memastikan ikrar yang telah diucapkan menjadi pedoman kerja, bukan sekadar seremoni, dalam mewujudkan pemasyarakatan yang bersih dan bebas praktik ilegal.**