Pekanbaru, Rakyat45.com – Tim mitigasi dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau memasang perangkap harimau (box trap) di Desa Griya Mukti Jaya, Kecamatan Teluk Belengkong, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, menyusul laporan serangan terhadap ternak kambing milik warga.
Perangkap berbahan besi tersebut dipasang pada Sabtu (31/5) siang, dengan seekor kambing berukuran sedang dijadikan umpan. Lokasi pemasangan berada tidak jauh dari tempat kejadian terakhir serangan harimau sumatera.
Kepala BBKSDA Riau, Supartono, mengungkapkan bahwa pemasangan box trap rampung sekitar pukul 12:30 WIB. Setelah itu, tim mitigasi kembali ke mess untuk beristirahat, namun tetap siaga melakukan pemantauan pergerakan satwa di sekitar lokasi.
“Pemasangan perangkap dilakukan bersama warga dan perangkat desa setempat secara gotong royong, termasuk Kepala Desa dan Bhabinkamtibmas. Ini bagian dari upaya mitigasi konflik manusia dan satwa liar,” ujar Supartono, Minggu (1/6).
Untuk menarik harimau mendekat, tim membangun kandang tambahan sebagai tempat umpan. Kandang tersebut terbuat dari kayu bulat dan papan, mengingat box trap tidak cukup panjang jika umpan kambing dimasukkan langsung ke dalamnya.
“Box trap yang kami miliki hanya mampu menampung satu ekor harimau. Maka, kami menambahkan kandang pemancing untuk meningkatkan peluang penangkapan,” jelas Supartono.
Tim BBKSDA akan terus melakukan pemantauan terhadap pergerakan harimau yang diduga masih berada di sekitar kawasan permukiman. Tujuannya adalah memastikan keamanan warga sekaligus menyelamatkan harimau sumatera yang termasuk dalam satwa dilindungi.
Baca juga:Dua Ekor Sapi Warga Kampung Mengkapan Diduga Dimangsa Harimau Sumatra