Rakyat45.com, Dumai – Pemerintah Kota Dumai menggelar High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) guna mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah atau 2026 Masehi.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Wan Dahlan Ibrahim, Selasa (19/5/2026) pagi itu dibuka langsung Wakil Wali Kota Dumai, Sugiyarto SE.
Pertemuan tingkat tinggi tersebut membahas penguatan koordinasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah, terutama terkait keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, serta ketersediaan pasokan pangan menjelang Iduladha.
Dalam sambutannya, Sugiyarto menyebut inflasi daerah umumnya mengalami peningkatan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) akibat naiknya permintaan masyarakat terhadap komoditas pangan strategis dan kebutuhan hewan kurban.
“Kondisi tersebut harus kita antisipasi secara serius dan terukur. Pemerintah Kota Dumai bersama seluruh unsur TPID memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan bahwa masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang tetap stabil, pasokan yang cukup, dan distribusi yang lancar,” ujarnya.
Ia berharap forum HLM TPID dapat menghasilkan langkah konkret untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperkuat stabilitas ekonomi daerah.
Sugiyarto juga mengapresiasi langkah TPID Kota Dumai yang selama ini aktif melakukan berbagai upaya pengendalian inflasi, mulai dari operasi pasar murah, pemantauan harga harian, penguatan kerja sama antar daerah (KAD), pengawasan distribusi, hingga penyaluran bantuan sosial.
Namun demikian, ia mengingatkan tantangan pengendalian inflasi ke depan tidak ringan karena dipengaruhi faktor cuaca, fluktuasi harga komoditas, serta potensi gangguan distribusi.
Karena itu, Pemko Dumai meminta seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan memperkuat strategi pengendalian inflasi melalui pendekatan 4K.
“Saya meminta kepada seluruh perangkat daerah dan stakeholder terkait untuk terus memperkuat implementasi strategi melalui pendekatan 4K, yakni Keterjangkauan harga, Ketersediaan pasokan, Kelancaran distribusi, dan Komunikasi efektif. Selain itu, optimalkan pemantauan lapangan dan lakukan intervensi pasar secara terukur apabila terjadi gejolak harga,” tegasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau Dr Panji Ahmad, Ketua DPRD Kota Dumai Agus Miswandi, Ketua Komisi II DPRD Dumai Muhammad Dochlas Manurung, unsur Forkopimda, Kepala BPS Kota Dumai Hari Prasetyo, serta Kepala Bulog Subdivre Dumai Yusnan MT Dongoran.
Selain itu hadir pula jajaran OPD Pemko Dumai, anggota TPID, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Dumai, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Melalui rapat koordinasi ini, Pemko Dumai berharap stabilitas harga dan pasokan pangan di tengah masyarakat tetap terjaga hingga perayaan Iduladha 2026.***












