Banner Website
Daerah

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai di Riau, SF Hariyanto Minta Warga Berikan Data Jujur

22
×

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai di Riau, SF Hariyanto Minta Warga Berikan Data Jujur

Sebarkan artikel ini
Sensus Ekonomi 2026 Dimulai di Riau, SF Hariyanto Minta Warga Berikan Data Jujur
Kunjungan tim Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau ke kediaman Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, sebagai bagian dari pelaksanaan Sensus Ekonomi yang digelar serentak di seluruh Indonesia. (R45/Adv)

Rakyat45.com, Pekanbaru – Sensus Ekonomi 2026 resmi dimulai di Provinsi Riau. Pemerintah Provinsi Riau mengajak seluruh masyarakat berpartisipasi aktif dengan memberikan data yang akurat dan jujur guna mendukung penyusunan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.

Dimulainya pendataan ditandai dengan kunjungan tim Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau ke kediaman Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, sebagai bagian dari pelaksanaan Sensus Ekonomi yang digelar serentak di seluruh Indonesia.

“Alhamdulillah, hari ini kami menerima kedatangan tim sensus dari BPS Provinsi Riau. Ini menandakan, untuk memulai pendataan Sensus Ekonomi yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia,” kata SF Hariyanto kepada Rakyat45.com di Pekanbaru, Senin (15/6/2026).

Menurutnya, data menjadi fondasi utama dalam setiap kebijakan pembangunan. Karena itu, pelaksanaan sensus memiliki peran strategis untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi ekonomi masyarakat yang nantinya digunakan sebagai dasar perumusan program pembangunan.

Pemerintah Provinsi Riau, lanjutnya, menyambut baik pelaksanaan sensus tersebut dan berharap masyarakat dapat menerima petugas sensus yang melakukan pendataan di lapangan.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Riau, kami mengucapkan terima kasih. Kami berharap kepada seluruh masyarakat Provinsi Riau, untuk menyambut dan menerima tim petugas yang datang ke rumah,” jelasnya.

SF Hariyanto menegaskan, keberhasilan sensus sangat bergantung pada partisipasi masyarakat. Oleh karena itu, warga diminta memberikan informasi sesuai kondisi sebenarnya agar data yang dihimpun benar-benar mencerminkan keadaan ekonomi di lapangan.

“Kemudian, mohon berikan data yang benar dan jujur sesuai dengan data-data yang diperlukan. Masyarakat tidak perlu khawatir karena kerahasiaannya tetap dijamin sepenuhnya,” ungkapnya.

Ia optimistis hasil sensus akan menghasilkan potret ekonomi yang akurat dan komprehensif sehingga pemerintah dapat menyusun kebijakan serta strategi pembangunan yang lebih efektif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Karena, inilah bentuk kebersamaan kita untuk memberikan data yang akurat demi masa depan Indonesia,” tuturnya.

Sebagai informasi, Sensus Ekonomi 2026 bertujuan menghimpun data berbagai aktivitas usaha dan kegiatan ekonomi masyarakat. Data tersebut akan menjadi referensi pemerintah dalam merancang kebijakan, program, serta strategi pembangunan ekonomi yang lebih terarah dan berkelanjutan.***(Adv)