Banner Website
Daerah

KTNA Siak Resmi Dilantik, Bupati Afni Pastikan Petani dan Nelayan Jadi Prioritas Pembangunan

19
×

KTNA Siak Resmi Dilantik, Bupati Afni Pastikan Petani dan Nelayan Jadi Prioritas Pembangunan

Sebarkan artikel ini
KTNA Siak Dilantik, Petani dan Nelayan Jadi Prioritas
Momentum pelantikan 60 pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Siak dimanfaatkan Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, M.Si. (R45/S)

Rakyat45.com, Pekanbaru โ€“ KTNA Siak resmi memiliki kepengurusan baru periode 2026โ€“2031. Momentum pelantikan 60 pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Siak dimanfaatkan Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, M.Si, untuk menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian dan perikanan sebagai penopang ekonomi daerah.

Pelantikan yang berlangsung di Balairung Datuk Empat Suku, Rumah Rakyat, Sabtu (11/7/2026), menjadi ruang dialog antara pemerintah, petani, nelayan, dunia usaha, hingga Badan Pusat Statistik (BPS) guna mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Dalam sambutannya, Afni menegaskan pemerintah daerah akan terus mendampingi petani dan nelayan agar mampu menghadapi tantangan yang selama ini menghambat produktivitas mereka.

“Urusan petani dan nelayan itu urusan rakyat kita setiap hari yang harus kita jaga. Petani tidak bisa jalan sendiri. KTNA Siak tidak berjalan sendiri, kami akan membersamai. Kalau petani dan nelayan kita kenapa-kenapa, seperempat Kabupaten Siak bisa terguncang ekonominya,” ungkap Afni.

Dari pantauan Rakyat45.com, Sabtu (11/7/2026), forum sarasehan yang digelar usai pelantikan mengungkap sejumlah persoalan utama yang dihadapi petani dan nelayan. Mulai dari keterbatasan lahan, sulitnya memperoleh akses permodalan, hingga pemasaran hasil pertanian dan perikanan yang belum optimal.

Afni menjelaskan pemerintah sengaja mempertemukan seluruh pemangku kepentingan agar kebijakan yang diambil benar-benar berdasarkan kondisi riil di lapangan, bukan sekadar asumsi.

Menurut mantan wartawan tersebut, ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, KTNA diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperjuangkan kepentingan petani dan nelayan di Kabupaten Siak.

Meski kondisi fiskal daerah masih terbatas, Afni memastikan sektor pertanian tetap menjadi prioritas karena menyangkut keberlangsungan hidup ribuan keluarga.

Ia juga berharap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mampu menjadi pasar baru bagi hasil pertanian dan perikanan lokal sehingga petani dan nelayan memperoleh kepastian pembeli sekaligus meningkatkan pendapatan.

Sementara itu, Ketua KTNA Kabupaten Siak, Dannyanto Keleka Bediona, mengatakan seluruh aspirasi yang disampaikan dalam forum tersebut akan menjadi dasar penyusunan program kerja organisasi selama lima tahun ke depan.

Program itu meliputi pengembangan petani milenial, pemetaan kebutuhan petani di setiap kecamatan, serta penguatan kolaborasi dalam menyelesaikan persoalan lahan, akses modal, hingga pemasaran hasil pertanian.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Siak juga menyerahkan 70 unit bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian kepada kelompok tani, gabungan kelompok tani (Gapoktan), dan Usaha Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA).

Bantuan berupa traktor, combine harvester, pompa air, rotavator, hingga power thresher itu diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, menekan biaya operasional, serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Siak.***