Banner Website
Politik

Jelang Pilkades Serentak, Bupati Asmar Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

26
×

Jelang Pilkades Serentak, Bupati Asmar Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Sebarkan artikel ini
Jelang Pilkades, Bupati Asmar Minta Jaga Kondusivitas
Pilkades Kepulauan Meranti mulai dipersiapkan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dengan membentuk Tim Pengawas Pilkades. (R45/Alfin)

Rakyat45.com, Meranti – Pilkades Kepulauan Meranti mulai dipersiapkan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dengan membentuk Tim Pengawas Pilkades. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan pemilihan kepala desa serentak berlangsung aman, tertib, demokratis, dan sesuai ketentuan.

Rapat pembentukan tim pengawas dihadiri Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar, Ketua DPRD Kepulauan Meranti H. Khalit Ali, Kabag Ops Polres Kepulauan Meranti Kompol Wan, jajaran Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), unsur KPU, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, serta sejumlah undangan.

Kepala Dinas PMD Kabupaten Kepulauan Meranti, Drs. Asrorudin, M.Si., mengatakan pelaksanaan Pilkades akan dilakukan secara bertahap. Sebanyak 12 desa dijadwalkan menggelar Pilkades pada 2026, disusul 57 desa pada 2027, sedangkan desa lainnya akan melaksanakan pemilihan pada 2029.

Ia mengajak seluruh unsur pemerintah, mulai dari tingkat desa hingga kecamatan, untuk memperkuat koordinasi agar seluruh tahapan berjalan sesuai aturan.

“Seluruh pihak harus bersinergi agar pelaksanaan Pilkades berjalan lancar, aman, dan menghasilkan kepala desa yang mampu membawa kemajuan bagi masyarakat,” ujar Asrorudin kepada Rakyat45.com, Kamis (9/7/2026).

Bupati Asmar menegaskan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berkomitmen mendukung penyelenggaraan Pilkades yang jujur, adil, dan berkualitas. Menurutnya, pesta demokrasi tingkat desa harus menghasilkan kepala desa yang berintegritas, profesional, serta bebas dari persoalan hukum.

Sebagai bentuk apresiasi, Pemkab Meranti juga berencana memberikan penghargaan kepada kepala desa berprestasi apabila kemampuan keuangan daerah memungkinkan.

“Apabila anggaran memungkinkan, kami berencana memberikan penghargaan berupa umrah kepada tiga kepala desa yang mampu menjaga integritas dan tidak memiliki persoalan hukum,” kata Asmar.

Ia juga mengingatkan panitia penyelenggara agar bekerja secara profesional serta mengantisipasi potensi gangguan yang dapat menghambat jalannya Pilkades. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan harus terus diperkuat demi menjaga situasi tetap kondusif.

Selain itu, Asmar menekankan pentingnya netralitas seluruh aparatur pemerintah selama tahapan Pilkades berlangsung. Ia meminta camat, perangkat daerah, hingga aparat keamanan mengawal proses demokrasi secara objektif tanpa terlibat dalam politik praktis.

“Seluruh aparatur pemerintah harus menjaga netralitas. Mari bersama-sama menciptakan Pilkades yang aman, tertib, dan menghasilkan pemimpin desa yang benar-benar bekerja untuk masyarakat,” tegasnya.

Asmar berharap kepala desa yang terpilih nantinya mampu membangun tata kelola pemerintahan desa yang bersih, akuntabel, dan transparan sehingga dapat mempercepat pembangunan desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Meranti.***