Banner Website
Nasional

Kakanwil Ditjenpas Riau Pastikan Ketahanan Pangan Perkuat Pembinaan Lapas Bengkalis

208
×

Kakanwil Ditjenpas Riau Pastikan Ketahanan Pangan Perkuat Pembinaan Lapas Bengkalis

Sebarkan artikel ini
Kakanwil Ditjenpas Riau Rudi Fernando Sianturi didampingi Kalapas Kelas IIA Bengkalis Priyo Tri Laksono dan Kabid Perawatan, Pengamanan, dan Kepatuhan Internal Nimrot Sihotang meresmikan Kantin INKOPASINDO usai meninjau program ketahanan pangan dan pembinaan warga binaan di Lapas Kelas IIA Bengkalis, Sabtu (4/7/2026)./R45/Humas.

Rakyat45.com, Bengkalis – Ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan kini berkembang menjadi instrumen pembinaan yang membentuk keterampilan sekaligus kemandirian warga binaan. Komitmen itulah yang dipastikan langsung Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau, Rudi Fernando Sianturi, saat meninjau program ketahanan pangan dan berbagai fasilitas pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis, Sabtu (4/7/2026).

Alih-alih sekadar memastikan aspek keamanan, kunjungan tersebut menegaskan arah baru pembinaan pemasyarakatan yang menempatkan produktivitas, pemberdayaan, dan kesiapan warga binaan kembali ke tengah masyarakat sebagai prioritas utama. Karena itu, setiap unit pembinaan yang dikelola Lapas Bengkalis dipastikan berjalan sesuai standar, mulai dari pelatihan keterampilan, layanan warga binaan, hingga pengembangan sektor ketahanan pangan.

Rudi Fernando Sianturi tiba sekitar pukul 08.30 WIB dan disambut Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis Priyo Tri Laksono beserta jajaran. Peninjauan diawali dari fasilitas barbershop, dilanjutkan ke Wartelsuspas, kemudian menuju area peternakan yang menjadi program unggulan ketahanan pangan di Lapas Bengkalis.

Menurut Rudi Fernando Sianturi, pengembangan peternakan merupakan bagian penting dari pembinaan kemandirian karena mampu menggabungkan peningkatan keterampilan dengan dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.

“Saya mengapresiasi berbagai program pembinaan kemandirian yang telah berjalan di Lapas Bengkalis, termasuk pengembangan peternakan sebagai bagian dari program ketahanan pangan. Program ini tidak hanya mendukung kebutuhan pangan, tetapi juga membekali warga binaan dengan keterampilan, kedisiplinan, dan etos kerja sebagai bekal saat kembali ke tengah masyarakat,” kata Kakanwil Ditjenpas.

Selanjutnya, Kakanwil meresmikan Kantin INKOPASINDO, meninjau dapur Lapas untuk memastikan standar kebersihan dan keamanan pangan terpenuhi, serta mengunjungi blok hunian, termasuk fasilitas bakery yang menjadi sarana pembinaan keterampilan bagi warga binaan perempuan.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pengarahan kepada seluruh jajaran pegawai. Dalam arahannya, Rudi Fernando Sianturi menegaskan bahwa integritas, profesionalisme, kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP), dan pengelolaan pembinaan secara transparan menjadi fondasi utama penyelenggaraan pemasyarakatan.

Ia juga meminta seluruh jajaran terus meningkatkan kualitas administrasi, pelayanan, serta pengelolaan hasil karya warga binaan agar pembinaan menghasilkan manfaat ekonomi sekaligus membentuk karakter dan kesiapan mereka kembali ke masyarakat.

Penguatan serupa disampaikan Kepala Bidang Perawatan, Pengamanan, dan Kepatuhan Internal, Nimrot Sihotang. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan pemasyarakatan ditentukan oleh sumber daya manusia yang disiplin, berintegritas, dan memiliki komitmen tinggi dalam menjalankan tugas.

Sebagai penutup, Rudi Fernando Sianturi menyerahkan surat wasilah kepada Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis sebagai bentuk apresiasi dan motivasi agar inovasi dalam pelayanan, pembinaan, serta pengamanan terus ditingkatkan.**