Banner Website
Daerah

Plt Gubri Utus Kadiskes Takziah ke Rumah Duka dr Alex Cristo Loris, Keluarga Diberi Dukungan

40
×

Plt Gubri Utus Kadiskes Takziah ke Rumah Duka dr Alex Cristo Loris, Keluarga Diberi Dukungan

Sebarkan artikel ini
Plt Gubri Utus Kadiskes Takziah ke Rumah Duka dr Alex Cristo Loris
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto mengutus Kepala Dinas Kesehatan Riau, Zulkifli, untuk bertakziah ke rumah duka di Bagan Batu, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir, Kamis (16/7/2026). R45/Rls)

Rakyat45.com, Rokan Hilir – dr Alex Cristo Loris menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Riau setelah mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesiologi Fakultas Kedokteran Universitas Riau itu ditemukan meninggal dunia saat menjalankan tugas di RSUD Tengku Rafian Siak. Sebagai bentuk empati, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto mengutus Kepala Dinas Kesehatan Riau, Zulkifli, untuk bertakziah ke rumah duka di Bagan Batu, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir, Kamis (16/7/2026).

Sebelumnya, jenazah dr Alex ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di area sekitar RSUD Tengku Rafian Siak pada Selasa (14/7/2026). Setelah proses evakuasi, jenazah dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.

Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menyampaikan belasungkawa mendalam atas kepergian dokter muda tersebut.

“Mewakili Pemerintah Provinsi Riau dan secara pribadi, saya merasakan duka yang mendalam atas kepergian salah seorang putera terbaik daerah. Yang sedang menempuh pendidikan dokter spesial dan bertugas di Riau,” kata SF Hariyanto.

Ia juga mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan.

“Mari sama-sama kita doakan, dr Alex mendapat tempat terbaik dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi kejadian ini,” katanya.

Mewakili Plt Gubernur, Kepala Dinas Kesehatan Riau Zulkifli menyampaikan langsung pesan belasungkawa kepada keluarga almarhum. Kehadirannya, kata dia, merupakan amanah dari SF Hariyanto yang ingin menunjukkan perhatian pemerintah terhadap keluarga korban.

“Hari ini saya datang langsung ke rumah duka mewakili bapak Plt Gubernur Riau. Pak Plt Gubri menyampaikan belasungkawa dari hati dan perhatian beliau sepenuhnya,” kata Zulkifli.

Menurut Zulkifli, SF Hariyanto sejatinya ingin hadir secara langsung, namun berhalangan karena sedang menjalankan agenda kedinasan di Jakarta.

“Bapak SF Hariyanto sebenarnya ingin datang langsung ke sini, tetapi ada kegiatan di Jakarta yang tidak bisa ditinggalkan. Dan beliau juga menyampaikan permohonan maaf tidak dapat hadir secara langsung untuk bertemu keluarga. Oleh karena itu, beliau mengutus kami dan menyatakan rasa duka cita yang mendalam atas musibah ini,” jelasnya.

Sementara itu, penyebab kematian dr Alex Cristo Loris masih dalam penyelidikan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Riau. Korban ditemukan meninggal di area semak belukar di samping pagar luar RSUD Tengku Rafian Siak pada Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.

Berdasarkan identitas kependudukan, korban merupakan warga Kabupaten Seram Bagian Timur, Provinsi Maluku, berusia 30 tahun. Ia tercatat sebagai mahasiswa Universitas Riau yang menjalani pendidikan PPDS Anestesiologi dan mulai bertugas di RSUD Tengku Rafian Siak sejak 1 Juli 2026.

Kasubdit Penmas Polda Riau AKBP Rudi M Samosir mengatakan penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik. Autopsi telah dilakukan di Instalasi Kedokteran Forensik dan Pemulasaran Jenazah RS Bhayangkara Pekanbaru pada Selasa (14/7/2026).

“Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan korban yang berada dalam kondisi pembusukan awal mengalami luka berbentuk titik disertai pembengkakan pada punggung tangan kiri. Selain itu ditemukan memar pada kepala akibat kekerasan benda tumpul,” kata Rudi, Rabu (15/7/2026).

Hingga kini, kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik untuk memastikan penyebab kematian dr Alex Cristo Loris.***