Peristiwa

BMKG: Riau Didominasi Udara Kabur dan Berawan, 42 Titik Panas Terpantau

×

BMKG: Riau Didominasi Udara Kabur dan Berawan, 42 Titik Panas Terpantau

Sebarkan artikel ini
Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk Masuk Kategori Berbahaya
Kondisi Kota Pekanbaru depan SKA dan Living World Pekanbaru di selimuti kabut asab tebal dan terindikasi berbahaya. (R45/MD)

RAKYAT45.COM – Kondisi cuaca di seluruh wilayah Provinsi Riau pada Senin (14/9/2026) diprakirakan didominasi oleh udara kabur, berawan, hingga cerah berawan sepanjang hari tanpa adanya peringatan dini cuaca ekstrem dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika.

Forecaster On Duty BMKG Stasiun Pekanbaru Deby C menjelaskan, cuaca pada pagi hari terprakirakan kabur hingga berawan, yang kemudian berlanjut menjadi cerah berawan pada siang hingga sore hari. Memasuki malam hingga dini hari, kondisi udara kembali diselimuti cuaca kabur dan berawan. Suhu udara berkisar antara 23 hingga 34 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan mencapai 50 hingga 98 persen, sementara angin bertiup dari arah tenggara ke selatan berkecepatan 10 hingga 40 kilometer per jam. Adapun tinggi gelombang di perairan Riau terpantau aman berkisar 0,5 sampai 1,25 meter atau masuk kategori rendah.

Di tengah kondisi cuaca tersebut, pemantauan satelit hingga pukul 23.00 WIB mendapati adanya 42 titik panas (hotspot) yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Riau. Kabupaten Indragiri Hulu menjadi wilayah dengan sebaran terbanyak yakni 22 titik, disusul Kuantan Singingi dan Siak masing-masing empat titik, Bengkalis tiga titik, serta Pelalawan, Indragiri Hilir, dan Rokan Hilir masing-masing dua titik. Sementara Kampar, Rokan Hulu, dan Kota Dumai masing-masing menyumbang satu titik panas.

Secara regional Pulau Sumatera, total titik panas terpantau mencapai 1.452 titik, dengan Provinsi Sumatera Selatan menjadi penyumbang terbanyak sejumlah 1.026 titik.***