Banner Website
Ekbis

KDEKS Riau Bidik Peringkat Lebih Tinggi, Ekonomi Syariah Masuk Fokus Penguatan Daerah

23
×

KDEKS Riau Bidik Peringkat Lebih Tinggi, Ekonomi Syariah Masuk Fokus Penguatan Daerah

Sebarkan artikel ini
KDEKS Riau Targetkan Peringkat Nasional Ekonomi Syariah Naik
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto menerima audiensi KDEKS Provinsi Riau di Ruang Rapat Wakil Gubernur Riau, Kamis (30/7/2026). R45/MCR

Rakyat45.com, Pekanbaru – Ekonomi Syariah Riau menjadi salah satu sektor yang terus diperkuat Pemerintah Provinsi Riau bersama Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS). Setelah berhasil mempertahankan posisi lima besar nasional, KDEKS kini menargetkan peningkatan peringkat melalui penguatan kelembagaan dan kolaborasi lintas sektor.

Target tersebut mengemuka dalam audiensi KDEKS Provinsi Riau bersama Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, di Ruang Rapat Wakil Gubernur Riau, Kamis (30/7/2026).

Dari pantauan Rakyat45.com, pertemuan tersebut juga membahas restrukturisasi kepengurusan KDEKS sebagai penyesuaian terhadap perubahan struktur pemerintahan di Provinsi Riau.

Direktur Eksekutif KDEKS Provinsi Riau, Saidul Amin, mengatakan penyesuaian kepengurusan diperlukan agar organisasi tetap berjalan sesuai ketentuan sekaligus memperkuat implementasi berbagai program pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.

“Restrukturisasi ini dilakukan agar kepengurusan tetap sesuai dengan ketentuan yang berlaku sekaligus memperkuat pelaksanaan program pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Provinsi Riau,” ujarnya.

Saidul Amin juga menyampaikan bahwa Riau masih mampu mempertahankan posisinya sebagai salah satu dari lima provinsi terbaik di Indonesia dalam pengembangan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah.

“Kami bersyukur Riau mampu mempertahankan posisi tersebut. Ke depan kami akan terus meningkatkan kinerja agar dapat meraih prestasi yang lebih tinggi di tingkat nasional,” katanya.

Sementara itu, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menilai capaian tersebut merupakan hasil sinergi seluruh pemangku kepentingan yang selama ini berperan dalam pengembangan ekonomi syariah di daerah.

“Posisi lima besar nasional merupakan modal penting. Ke depan, kita harus terus memperkuat kolaborasi agar Riau mampu menjadi salah satu daerah terbaik dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia,” ujarnya.

Menurut SF Hariyanto, pengembangan ekonomi dan keuangan syariah tidak hanya berorientasi pada peningkatan peringkat nasional, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, sinergi antara pemerintah, lembaga keuangan, pelaku usaha, perguruan tinggi, hingga berbagai pemangku kepentingan lainnya perlu terus diperkuat agar berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan penguatan kelembagaan dan kolaborasi yang semakin solid, Pemerintah Provinsi Riau optimistis mampu meningkatkan daya saing ekonomi syariah sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah rujukan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.***