RAKYAT45.COM – Sejumlah siswa sekolah dasar yang menjalani perawatan di RSUD dr. Suhatman, MARS, Kota Dumai, mulai menunjukkan kondisi membaik setelah diduga mengalami keracunan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kondisi para siswa tersebut mendapat perhatian langsung dari Wali Kota Dumai H. Paisal. Ia mendatangi ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk melihat kondisi para siswa sekaligus memberikan semangat.
Paisal datang didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai Mukhlis Suzantri serta Direktur RSUD dr. Eka Viora Effendi. Ia menghampiri sejumlah siswa yang masih mengenakan seragam pramuka dan tengah menjalani perawatan.
Kehadiran Wali Kota Dumai membuat suasana ruang perawatan lebih hangat. Para siswa yang sebelumnya mendapat penanganan medis mulai menunjukkan kondisi yang lebih baik dan terlihat kembali tersenyum.
Paisal memastikan pemerintah daerah memberikan perhatian terhadap kondisi para siswa. Ia juga memastikan perawatan di rumah sakit diberikan secara gratis hingga seluruh siswa dinyatakan pulih.
“Kesehatan dan keselamatan anak-anak kita adalah prioritas nomor satu saat ini. Alhamdulillah, kami sudah instruksikan pihak RSUD dr. Suhatman untuk memberikan pelayanan medis yang maksimal hingga seluruh siswa benar-benar sembuh dan bisa kembali pulang ke rumah,” ujar H. Paisal, dikutip Jumat (14/8/2026).
Selain memastikan kondisi siswa, Pemerintah Kota Dumai juga menyiapkan evaluasi terhadap kejadian tersebut. Pemko akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan pihak terkait untuk memastikan pelaksanaan program MBG ke depan semakin aman bagi siswa.
Evaluasi akan mencakup standar keamanan, kebersihan, dan kelayakan pangan. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kualitas makanan yang diterima para siswa.
“Inshaallah Pemko Dumai akan mengambil langkah terhadap persoalan ini dengan melibatkan pihak terkait. Kami pastikan evaluasi ketat akan dilakukan agar standar keamanan, kebersihan, dan kelayakan pangan program Makan Bergizi Gratis di Kota Dumai ke depan terjaga penuh dan kejadian serupa tidak terulang lagi,” pungkasnya.
Selama menjalani perawatan, para siswa juga mendapat pendampingan dari aparat Polres Dumai, guru, dan orang tua. Dukungan tersebut diberikan hingga kondisi para siswa kembali pulih dan dapat berkumpul bersama keluarga.***












