Banner Website
Ragam

Ramai Diserbu Warga, Bazar Sosial MTs YPPI Bengkalis Sisihkan Hasil untuk Yatim dan Takjil Gratis

159
×

Ramai Diserbu Warga, Bazar Sosial MTs YPPI Bengkalis Sisihkan Hasil untuk Yatim dan Takjil Gratis

Sebarkan artikel ini
Sejumlah guru, murid, dan warga tampak antusias memilih pakaian dalam kegiatan bazar baju layak pakai yang digelar MTs YPPI Bengkalis di Jalan Ahmad Yani, Senin (2/3/2026)./R45/Leni.

Rakyat45.com, Bengkalis – Semangat berbagi menjelma menjadi denyut kehidupan di halaman MTs YPPI Bengkalis ketika bazar baju layak pakai resmi dibuka dan langsung diserbu warga. Sejak pagi, antusiasme masyarakat mengalir deras, menciptakan suasana yang tak sekadar riuh oleh transaksi, melainkan hangat oleh rasa kebersamaan.

Bazar yang digelar di Jalan Ahmad Yani, Bengkalis, berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 10.30 WIB. Belum lama stan dibuka, kerumunan warga telah memadati area depan sekolah. Tangan-tangan sibuk memilah pakaian, senyum mengembang saat menemukan busana yang pas murah, layak, dan penuh makna.

Inisiatif sosial ini lahir dari kepedulian keluarga besar sekolah. Setiap helai pakaian merupakan hasil donasi majelis guru, siswa-siswi, wali murid, hingga masyarakat sekitar. Kontribusi kolektif itu menjadikan bazar bukan sekadar ajang jual beli, tetapi simbol solidaritas yang tumbuh dari ruang-ruang kelas hingga ke tengah masyarakat.

Ketua panitia menuturkan, bazar tersebut dirancang bukan semata sebagai ajang penjualan pakaian, melainkan sebagai jembatan kepedulian antara sekolah dan masyarakat. Warga dapat memperoleh busana berkualitas dengan harga terjangkau, sementara dana yang terkumpul disalurkan untuk membantu mereka yang membutuhkan. Misi sosial dan nilai edukatif, katanya, berjalan beriringan menanamkan empati sebagai bagian dari pembelajaran nyata di luar ruang kelas.

“Pilihan busana yang ditawarkan pun beragam mulai dari pakaian anak-anak, baju kurung Melayu, busana pria dan wanita dewasa, jilbab, hingga berbagai jenis pakaian lain yang masih dalam kondisi baik. Keberagaman itu mencerminkan luasnya partisipasi dan kepedulian para donatur,” jelasnya.

Seluruh pakaian dijual dengan harga seragam Rp5.000 per potong. Angka sederhana yang menjadi magnet utama. Harga yang ramah di kantong itu membuat warga berbondong-bondong datang, memanfaatkan kesempatan untuk berbelanja hemat tanpa mengurangi kualitas.

Hari pertama pelaksanaan dipenuhi wajah-wajah sumringah. Masyarakat umum, majelis guru, dan wali murid berbaur dalam suasana akrab. Sejumlah pembeli mengaku senang dapat memperoleh pakaian bagus dengan harga yang sangat terjangkau sebuah pengalaman belanja yang sekaligus menghadirkan rasa berbagi.

Sementara itu, Kepala Madrasah MTs YPPI Bengkalis, Jumillia, S.Pd., menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada penggalangan dana, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran karakter bagi para siswa.

“Para siswa turut ambil bagian, menata pakaian dengan rapi, melayani pembeli, hingga memastikan kegiatan berjalan tertib. Keterlibatan mereka menjadi pelajaran tentang tanggung jawab sosial, bahwa kepedulian bukan hanya konsep, melainkan tindakan nyata,” ujarnya kepada Rakyat45.com, Senin (2/3/2026).

Ia menambahkan, hasil penjualan bazar sepenuhnya diperuntukkan bagi kegiatan sosial. “Dana yang terkumpul dari bazar ini akan disalurkan kepada anak-anak yatim di lingkungan sekolah. Selain itu, hasil penjualan juga dialokasikan untuk pembagian takjil gratis kepada masyarakat. Setiap transaksi yang terjadi di meja sederhana itu pada akhirnya bermuara pada senyum-senyum yang lebih luas,” tutur Jumillia.

Menurutnya, bazar baju layak pakai tersebut menjadi penegasan bahwa nilai kebersamaan dan gotong royong tetap hidup dan relevan di tengah masyarakat.

“Dari halaman sekolah di Bengkalis, pesan tentang solidaritas dan harapan menyebar bahwa berbagi, sekecil apa pun bentuknya, selalu mampu menghadirkan manfaat besar bagi sesama,” pungkasnya.**