Banner Website
Politik

DPRD Kampar Minta Pemkab Pantau Kesehatan Jemaah Haji Pasca Kepulangan

25
×

DPRD Kampar Minta Pemkab Pantau Kesehatan Jemaah Haji Pasca Kepulangan

Sebarkan artikel ini
DPRD Kampar Minta Pemkab Pantau Kesehatan Jemaah Haji Pasca Kepulangan
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kampar Iib Nursaleh meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar melakukan pemantauan kesehatan secara intensif terhadap jemaah haji yang baru kembali dari Tanah Suci usai menunaikan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. (R45/M)

Rakyat45.com, Kampar – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kampar Iib Nursaleh meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar melakukan pemantauan kesehatan secara intensif terhadap jemaah haji yang baru kembali dari Tanah Suci usai menunaikan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Permintaan itu disampaikan Iib Nursaleh usai mengikuti penyambutan jemaah haji Kabupaten Kampar yang tergabung dalam Kloter 05 di Batam, Ahad (7/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Iib hadir bersama Bupati Kampar H Ahmad Yuzar, Wakil Bupati Kampar Hj Misharti, Pelaksana Harian Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kampar Taufiq Efendi serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar H Erizon Efendi. Penyambutan juga dihadiri warga Kabupaten Kampar yang berdomisili di Batam.

Menurut Iib, pengawasan kesehatan perlu dilakukan secara proaktif guna memastikan jemaah mendapatkan pelayanan medis apabila mengalami gangguan kesehatan maupun kelelahan setelah menjalani perjalanan panjang dari Arab Saudi.

Selain itu, langkah tersebut juga penting untuk mengantisipasi potensi penyakit menular maupun penyakit bawaan yang dapat muncul setelah pelaksanaan ibadah haji.

“Kepada jemaah haji kalau ada keluhan kesehatan disampaikan kepada petugas kesehatan terdekat, Puskesmas dan pemerintah kabupaten diminta untuk mengerahkan personilnya di wilayah-wilayah yang ada jemaah hajinya,” kata Iib kepada wartawan, Ahad (7/6/2026).

Politisi Partai Golkar asal Kecamatan Perhentian Raja itu menilai kondisi jemaah haji Kampar yang telah tiba di Batam secara umum dalam keadaan baik dan sehat.

“Karena banyak yang sepuh, saya lihat kondisinya sehat, cuma mungkin karena kelelahan saja,” ujarnya.

Dari pantauan Rakyat45.com, Iib menyarankan pemantauan kesehatan dilakukan setidaknya selama dua minggu setelah jemaah kembali ke daerah masing-masing.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh jemaah haji Kampar yang telah kembali ke Tanah Air serta mendoakan agar seluruh jemaah memperoleh predikat haji mabrur dan mabrurah.

“Pada musim haji tahun ini, sebanyak 4 orang jemaah Kampar meninggal dunia. Sebanyak dua orang meninggal di Mekkah, satu orang meninggal di Madinah dan satu orang lagi meninggal di Embarkasi Batam menjelang keberangkatan ke Tanah Suci,” sebutnya.

Selain itu, masih terdapat satu orang jemaah yang tergabung dalam Kloter 05 yang belum dapat dipulangkan karena sedang menjalani perawatan di Arab Saudi. Jemaah tersebut dijadwalkan kembali ke Indonesia bersama Kloter 25 dalam beberapa hari ke depan.

Iib turut mendoakan para jemaah yang wafat agar mendapatkan husnul khatimah, sementara jemaah yang masih sakit diberikan kesembuhan dan keluarganya diberi ketabahan.

Sementara itu, Pelaksana Harian Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kampar, Taufiq Efendi, menyampaikan proses pemulangan jemaah haji Kampar masih berlanjut.

Menurutnya, rombongan jemaah yang tergabung dalam Kloter 06 dijadwalkan tiba di Batam pada Minggu (7/6/2026), kemudian disusul Kloter 10 dan Kloter 25.

“Di Kloter 25 ini hanya terdapat satu orang jemaah yakni jemaah di Kloter 05 yang ditunda kepulangannya karena sakit,” kata Taufiq.***