Rakyat45.com, Pekanbaru – Parisman Ihwan mengambil langkah meredakan ketegangan pascainsiden bentrokan di lingkungan DPRD Riau dengan menemui petugas keamanan DPRD Riau, Anto Gledor, Senin (20/7/2026). Pertemuan itu menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi sekaligus menjaga kondusivitas di lingkungan legislatif.
Pertemuan berlangsung di ruang Wakil Ketua DPRD Riau setelah sebelumnya Parisman lebih dahulu mendatangi kediaman Anto Gledor untuk menjenguk sekaligus menjalin silaturahmi. Langkah tersebut dilakukan menyusul insiden pengeroyokan yang menimpa Anto dalam bentrokan antara pendukung Parisman dan pendukung Indra Gunawan Eet beberapa waktu lalu.
Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Keduanya terlihat berbincang santai sebagai bentuk ikhtiar menyelesaikan persoalan melalui komunikasi.
Dari pantauan Rakyat45.com, pertemuan berlangsung tanpa ketegangan. Parisman dan Anto tampak saling berbincang serta menunjukkan komitmen menjaga hubungan baik pascaperistiwa yang sempat menjadi perhatian publik, Senin (20/7/2026).
Parisman menegaskan silaturahmi harus tetap menjadi prioritas setelah insiden tersebut.
“Alhamdulillah kami sudah bertemu. Saya juga sudah datang ke rumah saudara Anto. Hari ini kami kembali bertemu dan berbincang dengan baik. Yang terpenting, silaturahmi tetap terjaga dan persoalan ini bisa diselesaikan dengan kepala dingin,” kata Parisman.
Menurut Parisman, sebagai Wakil Ketua DPRD Riau dirinya memiliki tanggung jawab menjaga kekompakan seluruh unsur di lingkungan legislatif. Ia menilai dinamika yang terjadi tidak boleh mengganggu semangat kebersamaan dalam menjalankan amanah masyarakat.
Ia menambahkan, komunikasi yang baik menjadi kunci penyelesaian persoalan agar aktivitas dan pelayanan DPRD Riau kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
“Sebagai pimpinan DPRD, saya memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga kekompakan di internal lembaga. Kita ingin seluruh persoalan dapat diselesaikan dengan komunikasi yang baik, sehingga marwah DPRD tetap terjaga dan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu,” ucap mantan Sekretaris DPD I Golkar Riau itu.
Parisman juga mengajak seluruh pihak mengedepankan dialog dan musyawarah dalam menyelesaikan setiap persoalan yang muncul sehingga marwah DPRD Riau tetap terjaga.
Pertemuan tersebut menjadi sinyal bahwa komunikasi antar-pihak tetap berjalan meski sebelumnya sempat diwarnai bentrokan. Berbagai kalangan berharap proses penyelesaian yang masih berlangsung dapat berjalan sesuai mekanisme yang berlaku sehingga situasi di DPRD Riau kembali kondusif dan seluruh anggota dewan dapat fokus menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.***












