Banner Website
Daerah

Di Tengah Laju Kota,Ormas Madas Probolinggo Tebar 1.500 Takjil bagi Pengendara Jelang Berbuka

23
×

Di Tengah Laju Kota,Ormas Madas Probolinggo Tebar 1.500 Takjil bagi Pengendara Jelang Berbuka

Sebarkan artikel ini
Kebersamaan anggota Madas Probolinggo Raya usai menyalurkan 1.500 paket takjil di Jalan Panglima Sudirman, Rabu (18/3/2026), menjadi potret kepedulian di senja Ramadan./R45/Edy

Rakyat45.com, Probolinggo – Di tengah laju kendaraan yang tak pernah benar-benar berhenti, senja Ramadan menghadirkan jeda yang berbeda. Rabu (19/3/2026) sore itu, di depan Kantor Pemkot Probolinggo, Jalan Panglima Sudirman, kehangatan tidak hanya datang dari cahaya matahari yang meredup, tetapi juga dari tangan-tangan yang berbagi dengan tulus.

Ormas Madura Asli (Madas) Probolinggo memanfaatkan momentum bulan suci ini untuk menggelar aksi sosial berupa pembagian takjil kepada masyarakat. Kegiatan tersebut segera menarik perhatian; para pengguna jalan dan warga sekitar menyambutnya dengan antusias, menciptakan suasana yang hidup di tengah hiruk-pikuk lalu lintas.

Sebanyak 150 anggota Madas turun langsung ke jalan, membagikan 1.500 paket takjil kepada pengendara roda dua, roda empat, serta pejalan kaki. Aksi ini ditujukan terutama bagi mereka yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka tiba sebuah bentuk kepedulian sederhana yang terasa nyata dan tepat sasaran. Dalam waktu kurang dari setengah jam, seluruh paket telah tersalurkan.

Bagi organisasi ini, kegiatan tersebut bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan perwujudan nilai kebersamaan yang terus dijaga. Yoga, Ketua Panitia sekaligus Wakil Ketua DPC Madas Probolinggo, menegaskan bahwa berbagi takjil telah menjadi agenda rutin setiap Ramadan.

“Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat; semoga apa yang kami lakukan ini bisa bermanfaat dan membawa berkah bagi semua,” ujar Yoga

Ia juga menekankan bahwa kiprah Madas tidak terbatas pada bulan Ramadan. “Sejumlah program sosial terus dijalankan secara berkelanjutan, mulai dari bantuan bagi masyarakat kurang mampu hingga pendampingan hukum bagi warga yang membutuhkan.” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPC Madas Probolinggo Raya, Flaidy Nuriga Kharisma, melihat kegiatan ini sebagai cerminan kepedulian yang tumbuh dari kesadaran kolektif untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi mereka yang menjalankan ibadah puasa.

“Semoga kegiatan sosial ini membawa berkah dan barokah,” katanya.

Lebih dari sekadar berbagi makanan, kegiatan ini menjadi ruang pertemuan yang mempererat hubungan antara organisasi dan masyarakat. Interaksi singkat di pinggir jalan sapaan, senyum, dan rasa terima kasih membangun kedekatan yang tak selalu terlihat, namun terasa.

Warga yang menerima takjil pun mengaku terbantu dan mengapresiasi inisiatif tersebut, terutama bagi mereka yang harus berbuka di perjalanan. Harapan pun mengemuka agar aksi serupa terus berlanjut di masa mendatang.

Melalui langkah sederhana di senja Ramadan, Madas Probolinggo menegaskan komitmennya untuk tetap hadir dan berkontribusi positif; menjadi bagian dari denyut kepedulian sosial yang hidup di tengah masyarakat.**