Rakyat45.com, Bengkalis – Semuanya terjadi dalam sepersekian detik, nyaris tanpa ruang untuk menghindar. Di tengah siang yang tampak biasa, sebuah kendaraan tiba-tiba keluar dari kendali, menyimpang dari lajurnya, dan dalam sekejap, benturan keras memecah ketenangan Jalan Lintas Dumai–Pakning.
Kecelakaan itu terjadi di Desa Parit I Api-Api, Kecamatan Bandar Laksamana, Selasa (31/3/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Sebuah Toyota Kijang Innova Reborn BM 1903 DY bertabrakan dengan Toyota Fortuner BM 9 D yang diketahui merupakan mobil dinas Wakil Ketua II DPRD Bengkalis, yang datang dari arah berlawanan.
Insiden ini diduga dipicu oleh microsleep, kondisi tidur singkat yang kerap datang tanpa disadari saat berkendara. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, tiga orang mengalami luka ringan, sementara kerugian materiil ditaksir mencapai Rp100 juta akibat kerusakan cukup parah pada kedua kendaraan.
Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.S.I., melalui Kasat Lantas AKP Shandra Amalia, S.Tr.K., S.I.K., menyampaikan bahwa dugaan microsleep menjadi faktor utama penyebab kecelakaan.
“Akibat kejadian tersebut, tiga orang mengalami luka ringan; sementara kedua kendaraan mengalami kerusakan dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp100 juta,” ujar AKP Shandra.
Berdasarkan data yang dihimpun, pengemudi Fortuner, Marcellino Kyla Alfito (23), mengalami luka lecet di tangan kanan. Penumpangnya, Hendrik Firnanda Pangaribuan (37), mengalami nyeri di bagian pinggang.
Sementara itu, pengemudi Innova, Adika Nursal (24), mengalami luka di bagian bibir serta memar di dahi. Dua penumpangnya, Jeremia Pakpahan (23) dan Renol Parapat (42), dilaporkan selamat tanpa luka.
AKP Shandra menjelaskan, kronologi kejadian bermula ketika Innova yang dikemudikan Adika melaju dari arah Dumai menuju Pakning dengan kecepatan sedang.
Saat memasuki lokasi kejadian, konsentrasi diduga terputus sejenak. Kendaraan kemudian kehilangan arah dan bergerak ke jalur kanan, tepat ke lintasan kendaraan dari arah berlawanan.
Di saat bersamaan, Toyota Fortuner BM 9 D yang dikemudikan Marcellino Kyla Alfito, dengan penumpang Hendrik Firnanda Pangaribuan, melaju dari arah berlawanan. Dengan jarak yang tersisa sangat terbatas, upaya menghindar tak lagi memungkinkan. Benturan pun tak terelakkan.
“Benturan tersebut menyebabkan kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup parah; pengemudi Fortuner kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis,” ungkap AKP Shandra.
Peristiwa ini menjadi pengingat nyata betapa berbahayanya kelelahan saat berkendara. Microsleep, yang hanya berlangsung dalam hitungan detik, mampu menghilangkan kendali sepenuhnya, mengubah perjalanan biasa menjadi insiden yang nyaris tak terhindarkan.
Polisi pun mengimbau para pengendara untuk memastikan kondisi fisik tetap prima sebelum memulai perjalanan, terutama di jalur lintas yang panjang dan menuntut konsentrasi tinggi tanpa jeda.**












