Banner Website
Daerah

Bupati Bengkalis Sampaikan Duka Mendalam atas Gugurnya Pejuang Karhutla di Medan Tugas

105
×

Bupati Bengkalis Sampaikan Duka Mendalam atas Gugurnya Pejuang Karhutla di Medan Tugas

Sebarkan artikel ini
Almarhum Muharmizan, pejuang karhutla yang gugur di garis depan tugasnya, meninggalkan keberanian dan dedikasi yang akan selalu dikenang oleh Kabupaten Bengkalis. (R45/Diskominfo).

Rakyat45.com, Bengkalis – Kesedihan menyelimuti Kabupaten Bengkalis. Salah satu pejuang kebakaran hutan dan lahan (karhutla), almarhum Muharmizan, menghembuskan nafas terakhir saat menjalankan tugas heroik di garis depan pemadaman api.

Kepergian beliau meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan sejawat, dan seluruh masyarakat yang mengandalkan keberanian para pejuang lingkungan seperti beliau.

Almarhum Muharmizan adalah anggota Manggala Agni Daops Siak, yang sejak pagi hingga sore hari tanpa lelah berjuang memadamkan kobaran api di wilayah Kabupaten Bengkalis. Keteguhan dan dedikasinya menjadi teladan nyata pengorbanan demi keselamatan masyarakat dan kelestarian alam.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bengkalis dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya. Almarhum adalah sosok pejuang sejati yang mengabdikan diri demi menjaga lingkungan dan keselamatan masyarakat dari ancaman kebakaran hutan dan lahan,” ungkap Bupati Kasmarni dengan nada haru.

Kasmarni juga menegaskan penghargaan setinggi-tingginya atas keberanian dan pengorbanan almarhum. Gugurnya Muharmizan menjadi pengingat pahit bahwa upaya penanggulangan karhutla bukanlah pekerjaan ringan. Dibutuhkan keberanian, ketangguhan, dan komitmen yang luar biasa untuk menghadapi risiko di medan tugas.

Lebih jauh, Bupati Kasmarni mengajak seluruh masyarakat untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan. Menghindari pembakaran lahan dan mendukung upaya pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab bersama demi masa depan daerah yang lebih aman.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Mari kita jaga bersama daerah kita agar terbebas dari bencana kabut asap,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Bupati Kasmarni mendoakan agar almarhum ditempatkan di sisi Tuhan Yang Maha Esa, sementara keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan menghadapi duka yang mendalam.

“Semoga amal ibadah almarhum diterima dan beliau mendapat tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan ketabahan dan keikhlasan,” tutupnya.**